https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bukan Bikin Bugar, Ini 7 Risiko Kesehatan Akibat Tidur Terlalu Lama

Muhammad Habib Saifullah | Sabtu, 13/06/2026 12:01 WIB



Tidur terlalu lama atau oversleeping sering dikaitkan dengan gangguan pola tidur, kondisi medis tertentu, hingga gaya hidup yang kurang sehat. Ilustrasi tidur terlalu lama

Jakarta, Jurnas.com - Tidur merupakan kebutuhan penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Idealnya, orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7–9 jam per hari.

Namun, tidak sedikit orang yang memiliki kebiasaan tidur terlalu lama, terutama di akhir pekan atau saat merasa kelelahan. Meski terasa menyenangkan, tidur berlebihan justru dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan jika terjadi secara rutin.

Tidur terlalu lama atau oversleeping sering dikaitkan dengan gangguan pola tidur, kondisi medis tertentu, hingga gaya hidup yang kurang sehat. Ketika tubuh mendapat waktu istirahat yang berlebihan, ritme biologis dapat terganggu dan menyebabkan berbagai keluhan fisik maupun mental.

Baca juga :
Berbagai Jenis Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak

Berikut berbagai efek buruk akibat tidur terlalu lama yang perlu kamu waspadai:

1. Tubuh Terasa Lemas dan Kurang Energi

Baca juga :
Ini Lima Gejala Awal Tumor Otak yang Jarang Disadari

Aneh tapi nyata, tidur terlalu lama justru dapat membuat tubuh terasa lelah. Oversleeping dapat mengacaukan siklus tidur alami tubuh sehingga membuat kualitas istirahat tidak optimal.

Akibatnya, kamu bisa bangun dengan kondisi lebih lemas, pusing, bahkan terasa tidak bertenaga sepanjang hari.

Baca juga :
Konsumsi Sayuran Ini untuk Bantu Proses Pencernaan

2. Pusing dan Sakit Kepala

Tidur yang berlebihan dapat memengaruhi kadar serotonin dalam otak dan memicu sakit kepala.

Beberapa orang juga mengalami tekanan pada saraf kepala setelah tidur terlalu lama, membuat rasa pusing tak terhindarkan saat bangun tidur.

3. Nyeri Punggung dan Leher

Tidur terlalu lama dalam satu posisi meningkatkan tekanan pada otot dan sendi, khususnya pada bagian punggung dan leher. Kondisi ini diperparah jika posisi tidur tidak ergonomis atau kasur sudah tidak mendukung postur tubuh.

4. Gangguan Mood dan Rasa Cemas

Oversleeping dapat berdampak pada kesehatan mental. Tidur terlalu panjang sering dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan mood seperti depresi, cemas, hingga mudah marah.

Saat siklus tidur terganggu, produksi hormon kebahagiaan juga ikut berubah sehingga emosi menjadi tidak stabil.

5. Risiko Obesitas Meningkat

Tidur berlebihan dapat memperlambat metabolisme tubuh dan mengurangi aktivitas fisik. Ketika kamu tidur terlalu lama, tubuh cenderung membakar kalori lebih sedikit, yang lama-kelamaan dapat memicu kenaikan berat badan atau obesitas.

6. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Diabetes

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tidur terlalu lama dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Kondisi metabolik dan peradangan tubuh cenderung terganggu pada orang yang sering oversleeping, sehingga memengaruhi kesehatan kardiovaskular.

7. Menurunkan Konsentrasi dan Produktivitas

Tidur panjang tidak selalu berarti tubuh lebih segar. Justru banyak orang yang merasa sulit fokus, lambat berpikir, dan kurang produktif setelah bangun dari tidur panjang. Ini terjadi karena jam biologis tubuh terganggu dan otak tidak bekerja maksimal.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tidur Terlalu Lama Dampak Oversleeping Tips Kesehatan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777