https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Kesadaran Albinisme Sedunia Setiap 13 Juni, Ini Sejarahnya

Vaza Diva | Sabtu, 13/06/2026 06:06 WIB



Setiap tanggal 13 Juni, dunia memperingati Hari Kesadaran Albinisme Sedunia (International Albinism Awareness Day). Ilustrasi - Hari Kesadaran Albinisme Sedunia yang diperingati setiap 13 Juni, ini sejarah hingga maknanya (Foto: iStock)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 13 Juni, dunia memperingati Hari Kesadaran Albinisme Sedunia (International Albinism Awareness Day).

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang albinisme sekaligus menghapus stigma, diskriminasi, dan berbagai bentuk pelanggaran hak yang masih dialami penyandang albinisme di sejumlah negara.

Peringatan tersebut digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai bentuk dukungan terhadap jutaan penyandang albinisme di seluruh dunia yang kerap menghadapi tantangan sosial maupun kesehatan akibat kondisi genetik yang mereka miliki.

Baca juga :
Apa Itu Loving Day? Ini Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Hari Kesadaran Albinisme Sedunia berawal dari meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap kasus diskriminasi dan kekerasan yang dialami penyandang albinisme, khususnya di beberapa negara Afrika.

Pada 18 Desember 2014, Majelis Umum PBB secara resmi menetapkan tanggal 13 Juni sebagai Hari Kesadaran Albinisme Sedunia.

Baca juga :
Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Setiap 12 Juni, Ini Sejarahnya

Penetapan ini dilakukan setelah Dewan Hak Asasi Manusia PBB sebelumnya mengadopsi resolusi yang menyoroti perlunya perlindungan terhadap hak-hak penyandang albinisme.

Sejak pertama kali diperingati pada 2015, hari ini menjadi sarana edukasi global untuk meningkatkan kesadaran tentang albinisme serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan bebas diskriminasi.

Baca juga :
12 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Albinisme merupakan kondisi genetik langka yang ditandai dengan berkurangnya atau tidak adanya produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada kulit, rambut, dan mata.

Orang dengan albinisme biasanya memiliki kulit dan rambut yang lebih terang dibandingkan anggota keluarganya. Selain itu, banyak penyandang albinisme mengalami gangguan penglihatan karena melanin juga berperan dalam perkembangan mata.

Meski demikian, albinisme bukanlah penyakit menular dan tidak memengaruhi kemampuan intelektual seseorang.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Kesadaran Albinisme Sedunia 13 Juni Peringatan Dunia Kalender Peringatan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777