Chairman EMGS, Datuk Ahmad Shalimin Ahmad Shaffie membuka World Post Graduate Expo (Foto: Muti/Jurnas.com)
Jakarta, Jurnas.com - Sebanyak 14 perguruan tinggi negeri dan swasta asal Malaysia hadir dalam pameran World Post Graduate Expo, yang diselenggarakan Educaton Malaysia Global Services (EMGS) di Jakarta, pada Sabtu (9/5).
Chairman EMGS, Datuk Ahmad Shalimin Ahmad Shaffie mengatakan bahwa event ini merupakan komitmen Malaysia sebagai saudara serumpun, mendukung pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Datuk Ahmad Shalimin berharap melalui World Post Graduate Expo ini kerja sama pendidikan antara Malaysia dan Indonesia tidak hanya sekadar pertukaran pelajar maupun dosen, melainkan di bawah ke tahap yang lebih tinggi.
"Kerja sama Malaysia dan Indonesia bukan lagi sekadar MoU di atas kertas, tapi pembentukan jaringan penelitian regional, yang mana peneliti muda Indonesia dan Malaysia menjadi arsitek solusi global pada beberapa dekade mendatang," ujar Datuk Ahmad Shalimin.
Oleh karena itu, berbagai kampus unggulan Malaysia yang dihadirkan pada pameran kali ini, diharapkan dapat menjadi destinasi studi para pelajar Indonesia, yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana maupun pascasarjana.
"Malaysia menawarkan diri sebagai destinasi yang aman, terjamin, dan bertaraf global," dia menambahkan.
Direktur Minat Saintek Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Yudi Darma, mendorong negara-negara ASEAN khususnya Indonesia dan Malaysia memanfaatkan tren penurunan mahasiswa asing di Amerika Serikat (AS) yang terjadi saat ini.
Apalagi kolaborasi Indonesia dan Malaysia dalam memajukan peradaban bukan sekadar karena negara serumpun, melainkan adanya visi persamaan yang selama ini diwujudkan melalui langkah-langkah konkret.
"Ini bukan pameran pendidikan biasa. Masyarakat kita butuh ruang sepetti ini, ruang tentang studi lanjut lintas institusi dan lintas negara," kata Yudi.
Sabtu, 09/05/2026 12:15 WIB