https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

16.156 Rumah Terendam Banjir Bandang di Musi Rawas Utara

Muhammad Habib Saifullah | Sabtu, 09/05/2026 17:22 WIB



Banjir bandang merendam sedikitnya 16.156 unit rumah penduduk di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) Banjir bandang di Kabupaten Musi Rawas, Sumateras Selatan (Foto: ANTARA/HO/BPBD Muratara)

Sumatera Selatan, Jurnas.com- Banjir bandang merendam sedikitnya 16.156 unit rumah penduduk di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (7/5) dini hari.

Sekretaris BPBD Muratara Mathir saat dihubungi di Muratara, Sabtu, menerangkan hingga siang ini, data sementara menunjukkan 16.156 kepala keluarga atau sebanyak 64.624 jiwa terdampak langsung oleh luapan air.

Ia menambahkan banjir tidak hanya menyasar pemukiman, tetapi juga melumpuhkan fasilitas publik.

Baca juga :
Banjir Bandang di Pemalang, Gelondongan Kayu Hantam Ratusan Rumah Warga

Terdapat empat jembatan gantung di Desa Tanjung Beringin, Desa Terusan, Desa Sukamenang, dan Desa Noman dilaporkan putus total. Sementara itu, satu jembatan gantung di Desa Batu Gajah mengalami rusak sedang.

Kemudian, sektor pendidikan dan kesehatan juga terdampak signifikan. Sebanyak 17 unit sekolah (mulai dari tingkat TK hingga SMA) serta lima unit Puskesmas Pembantu (Pustu) dan dua unit Polindes terendam air. Di sektor sarana ibadah, satu unit mushalla dilaporkan hanyut dan lima masjid lainnya terendam.

Baca juga :
BNPB: Sitaro Darurat Bencana Pascabanjir Bandang Tewaskan 16 Orang

"Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, serta personel TNI dan Polri telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan evakuasi korban," katanya.

Ia menambahkan pemerintah setempat juga telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik warga yang terdampak.

Baca juga :
KPK Galang Donasi Bagi Korban Bencana Aceh dan Sumut

"Petugas terus memantau situasi di lapangan dan melakukan pendataan awal terhadap kerugian material yang dialami masyarakat," kata dia.

Ia menambahkan berdasarkan pantauan terakhir di lapangan, kondisi air di Kecamatan Karang Jaya dilaporkan telah surut sepenuhnya. Di Kecamatan Rupit, permukaan air mulai menunjukkan tren penurunan.

Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan bagi warga di Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir, karena pemukiman di dua wilayah tersebut hingga saat ini dilaporkan masih terendam air.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila intensitas hujan kembali meningkat.

Sementara itu, bencana ini mengakibatkan satu orang balita meninggal dunia.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Musi Rawas Utara melaporkan bahwa korban meninggal dunia adalah seorang anak perempuan berusia tiga tahun atas nama Shanum Aqila Fitri.

Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Banjir Bandang Musi Rawas Banjir Sumsel

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777