https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hukum Puasa Tasua 9 Muharram Digabung dengan Qadha Ramadan

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 24/06/2026 17:01 WIB



Menggabungkan niat puasa wajib (qadha Ramadan) dengan puasa sunnah mutlak atau sunnah muakkad hukumnya diperbolehkan dan puasanya sah Ilustrasi - Hukum menggabungkan puasa qadha Ramadan dan puasa sunnah (Foto: Pexels/uhumrea D)

Jakarta, Jurnas.com - Memasuki bulan Muharram, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan puasa sunnah, seperti puasa Tasua (9 Muharram) dan puasa Asyura (10 Muharram).

Namun, sebuah pertanyaan fiqih yang sering muncul di tengah masyarakat ialah bolehkah menunaikan puasa sunnah Tasua sekaligus diniatkan untuk membayar utang (qadha) puasa Ramadan?

Menggabungkan dua niat puasa ini kerap menjadi pilihan bagi mereka yang masih memiliki kewajiban utang puasa, namun tidak ingin kehilangan momentum keutamaan bulan Muharram.

Baca juga :
Menilik Keutamaan Puasa Tasu`a, Penyempurna Ibadah di Bulan Muharram

Untuk mengurai keraguan tersebut, berikut adalah penjelasan hukum fikih dari berbagai mazhab ulama mengenai hukum menggabungkan puasa Tasua dengan puasa qadha Ramadan.

Dalam literatur hukum Islam, menggabungkan dua ibadah dalam satu niat dikenal dengan istilah Tasyrikun Niat. Terkait puasa, para ulama memetakan hukumnya berdasarkan status hukum dari masing-masing puasa tersebut.

Baca juga :
Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura Beserta Artinya

Mayoritas ulama dari Madzhab Syafii dan Madzhab Hambali menjelaskan bahwa menggabungkan niat puasa wajib (qadha Ramadan) dengan puasa sunnah mutlak atau sunnah muakkad (seperti Tasua dan Asyura) hukumnya diperbolehkan dan puasanya sah.

Secara teknis, seseorang cukup melafalkan niat puasa qadha Ramadan di malam hari tanpa perlu mengabaikan momentum hari Tasua.

Baca juga :
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026?

Cara Niat yang Benar

Bagi Anda yang ingin menggabungkan puasa qadha Ramadan di hari Tasua 9 Muharram, niat utama yang harus dihadirkan di dalam hati adalah Niat Puasa Qadha.

Sebab, puasa wajib kedudukannya lebih tinggi dan tidak boleh dikalahkan oleh puasa sunnah. Anda tidak boleh meniatkan puasa sunnah Tasua terlebih dahulu dengan harapan utang Ramadan otomatis lunas. Struktur niatnya harus menempatkan qadha Ramadan sebagai fondasi utama.

Niat Puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin `an ada`i sunnatit Tasu`a lillaahi ta`aalaa.

Arti: "Aku berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah SWT."

Niat Puasa Qadha Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin `an qadha`i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta`aalaa.

Arti: "Aku berniat meng-qadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puasa Tasua Hukum Menggabung Puasa Qadha Ramadan

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777