https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Sosok Abdullah bin Mas`ud, Sahabat Nabi SAW Ahli Al-Qur`an

Vaza Diva | Rabu, 25/02/2026 10:10 WIB



Nama Abdullah bin Mas`ud radhiyallahu `anhu termasuk sahabat besar yang keilmuannya diakui langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Ilustrasi - mengenal sosok Abdullah bin Mas`ud termasuk sahabat besar yang keilmuannya diakui langsung oleh Nabi Muhammad SAW (Foto: Ist/Terasmuslim)

Jakarta, Jurnas.com - Nama Abdullah bin Mas`ud radhiyallahu `anhu termasuk sahabat besar yang keilmuannya diakui langsung oleh Nabi Muhammad SAW.

Ia berasal dari kalangan sederhana dan pada awalnya bekerja sebagai penggembala. Namun kemuliaannya di sisi Allah tidak ditentukan oleh status sosial, melainkan oleh ketakwaan dan kedekatannya dengan Al-Qur`an.

Abdullah bin Mas`ud termasuk orang yang lebih dahulu masuk Islam di Makkah. Ia dikenal sebagai sahabat yang sering mendampingi Rasulullah SAW, bahkan dipercaya membawakan sandal dan siwak beliau.

Baca juga :
Ini Lima Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Kedekatan ini membuatnya memahami banyak detail kehidupan Nabi, sehingga ia menjadi salah satu perawi hadis terbanyak dan terpercaya di kalangan sahabat.

Keutamaannya dalam Al-Qur`an sangat menonjol. Dalam riwayat Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, Rasulullah SAW pernah meminta Ibnu Mas’ud membacakan Al-Qur`an untuk beliau.

Baca juga :
Abbas Ibn Firnas, Ilmuwan Muslim Andalusia Pelopor Penerbangan Dunia

Ketika ia membaca Surah An-Nisa ayat 41, Nabi SAW sampai meneteskan air mata. Ini menunjukkan kedalaman bacaan dan pemahaman Ibnu Mas’ud terhadap ayat-ayat Allah.

Ia juga menjadi orang pertama yang secara terbuka membaca Al-Qur’an di hadapan kaum Quraisy di Makkah, meski harus menerima pukulan dan siksaan.

Baca juga :
Kisah Zahir bin Haram, Sahabat Sederhana yang Dimuliakan Nabi SAW

Keberaniannya membuktikan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan dengan pedang, tetapi juga dengan lisan yang menyampaikan wahyu. Allah SWT berfirman dalam QS. Fathir ayat 29 tentang orang-orang yang membaca Kitab Allah dan mendirikan shalat, mereka itulah yang mengharapkan perdagangan yang tidak merugi.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, Ibnu Mas’ud menjadi rujukan ilmu di Kufah pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu. Ia dikenal sebagai faqih yang mendalam ilmunya dalam tafsir, fikih, dan qira’at. Banyak tabi’in besar belajar darinya, sehingga pengaruh keilmuannya meluas hingga generasi berikutnya.

Kisah Abdullah bin Mas`ud adalah cermin bahwa kemuliaan Islam terletak pada ilmu dan ketakwaan. Dari seorang penggembala sederhana, ia menjadi ulama besar umat.

Warisannya bukan harta atau kekuasaan, melainkan ilmu Al-Qur`an dan hadis yang terus mengalir pahalanya hingga hari ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Abdullah bin Mas`ud sahabat Nabi Rasulullah SAW

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 14:51 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777