Lokasi perundingan perdamaian Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan (Foto: Reuters)
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Iran dilaporkan belum mengambil keputusan akhir untuk menandatangani draf perjanjian damai dengan Amerika Serikat (AS) guna mengakhiri perang di Timur Tengah.
Laporan kantor berita Fars Iran pada Minggu (14/6) menyebutkan bahwa Teheran masih menimbang seluruh poin di dalam proposal kesepahaman yang diajukan selama proses negosiasi.
"Republik Islam Iran hingga saat ini belum mengambil atau mengumumkan keputusan akhir mereka mengenai nota kesepahaman yang diusulkan selama negosiasi berlangsung," tulis laporan kantor berita Fars, yang dikenal dekat dengan lingkaran konservatif Iran, dengan mengutip pernyataan dari "sumber tepercaya yang dekat dengan tim negosiator Iran."
Prospek perjanjian damai ini belakangan memang menuai sentimen negatif dan oposisi sengit dari sejumlah tokoh garis keras di Iran.
Kelompok konservatif tersebut berargumen bahwa draf kesepakatan yang ada saat ini sama sekali tidak menguntungkan kepentingan nasional mereka.
Sebaliknya, mereka khawatir klausul dalam perjanjian tersebut justru akan melucuti kekuatan serta pengaruh strategis Teheran untuk mengendalikan Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur lalu lintas vital bagi pasokan energi global.
Minggu, 14/06/2026 15:41 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB