https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

UEA dan Dewan Teluk Kecam Serangan Drone di Arab Saudi

Mutiul Alim | Kamis, 30/07/2026 15:54 WIB



Uni Emirat Arab (UEA) melontarkan kecaman keras terhadap serangkaian serangan pesawat nirawak (drone), yang baru-baru ini menyerang fasilitas minyak Arab Saudi. Drone Shahid Iran (Foto: Bloomberg)

Dubai, Jurnas.com - Uni Emirat Arab (UEA) melontarkan kecaman keras terhadap serangkaian serangan pesawat nirawak (drone), yang baru-baru ini diluncurkan dari wilayah Irak dengan sasaran fasilitas minyak di kawasan timur Arab Saudi.

Melalui sebuah pernyataan yang diunggah di akun X pada Kamis (30/7), Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan bahwa serangan-serangan tersebut merupakan "pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Arab Saudi dan ancaman bagi keamanan dan stabilitasnya."

UEA menegaskan kembali solidaritas penuh terhadap Arab Saudi, serta dukungan raksasa Teluk itu untuk segala tindakan yang bertujuan menjaga keamanan dan stabilitasnya.

Baca juga :
Balas Serangan Rudal, Militer AS Gempur Puluhan Target Garda Revolusi Iran

Di saat yang sama, Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed Albudaiwi turut bersuara keras merespons tindakan yang dia gambarkan sebagai serangan teroris, terhadap kepentingan minyak Arab Saudi oleh kelompok milisi yang bersekutu dengan Iran di Irak.

Albudaiwi menganggap tindakan-tindakan tersebut sebagai eskalasi yang berbahaya, pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Kerajaan, dan ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitasnya, serta perdamaian dan keamanan regional.

Baca juga :
Harga Minyak Dunia Mulai Turun Meski Konflik AS-Iran Meluas

"Kelanjutan dari serangan teroris ini merupakan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan regional, merusak upaya internasional yang bertujuan meredakan ketegangan dan mengonsolidasikan keamanan dan stabilitas," bunyi pernyataan tersebut.

Diketahui, eskalasi ini terjadi di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah yang masih bergejolak, serta rapuhnya upaya normalisasi diplomatik antara Arab Saudi dan Iran yang telah dirintis beberapa tahun terakhir.

Baca juga :
Militer AS Kembali Cegat Serangan Rudal Iran

Kelompok-kelompok milisi di Irak sering kali bertindak di luar kendali diplomasi resmi sebagai perpanjangan tangan proksi untuk memberikan tekanan politik kepada negara-negara Teluk.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Arab Saudi Milisi Irak Serangan Fasilitas Minyak Konflik Timur Tengah

Terkini | Kamis, 30/07/2026 16:48 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777