https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemerintah Lakukan Redominasi Rupiah, Ini yang Dilakukan BEI

Untung Subagja | Minggu, 16/11/2025 01:05 WIB



Dampak terbesar diperkirakan terjadi pada mekanisme perdagangan saham, terutama fraksi harga dan ketentuan lot Papan elektronik IHSG di Bursa Efek Indonesia. (Foto ilustrasi)

Jakarta, Jurnas.com - Otoritas Pasar Modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal lakukan sejumlah penyesuaian teknis jika pemerintah resmi menerapkan kebijakan redenominasi rupiah.

Dampak terbesar diperkirakan terjadi pada mekanisme perdagangan saham, terutama fraksi harga dan ketentuan lot.

Direktur Utama BEI Iman Rachman menjelaskan, penyederhanaan digit rupiah akan berpengaruh langsung terhadap struktur harga saham di pasar.

Baca juga :
Mudik 2026, Ribuan Masjid Bakal Operasi 24 Jam

Pasalnya, saat nominal berubah, sebagian saham berpotensi miliki harga sangat kecil sehingga BEI perlu menyiapkan perubahan aturan secara menyeluruh.

“Sekarang harga saham satu lot Rp 100. Itu yang PR bagi kita. Lotnya kan Rp 100, kita sedang dalam rangka penurunan lot. Jadi kalau harga sahamnya Rp 200, apakah boleh nol koma atau sen?” ujar Iman, Sabtu (15/11/2025).

Baca juga :
Organisasi Buruh Dukung Penuh Seluruh Program Presiden Prabowo

Iman memastikan penyesuaian tersebut harus dirancang dengan cermat agar tidak mengganggu kelancaran transaksi. Fraksi harga dan aturan lot akan menjadi fokus utama bila redenominasi mulai diterapkan.

Dari sisi regulator, Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Eddy Manindo Harahap menegaskan, redenominasi tidak mengubah nilai transaksi maupun nilai ekonomi.

Baca juga :
Mehdi Taremi Siap Gantung Sepatu demi Gabung Tentara Iran

“Sekarang transaksi kita rata-rata di atas Rp 1 juta, Rp 1 miliar, Rp 1 triliun. Nulisnya repot karena nolnya kebanyakan,” kata Eddy.

Ia menepis persepsi keliru bahwa redenominasi identik dengan sanering atau pemotongan nilai uang.

“Pemotongan nilai uang itu enggak. Ini hanya penulisan, nol di belakang dihilangkan karena sudah kebanyakan. Sesimpel itu,” tegasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bursa Efek Indonesia Redominasi Rupiah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777