Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Persekongkolan terpidana kasus korupsi Nazaruddin dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut telah menjadi problem keamanan nasional.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Senin (19/2). Fahri menyimpulkan, penyebutan sejumlah nama tokoh oleh Nazaruddin menjadi problem kemanan nasional."Itu lah sebabnya, dengan kesimpulan Pansus Angket berakhir, maka Komisi III dan Komisi I selayaknya menimbang persoalan ini sebagai persoalan keamanan nasional yang serius," kata Fahri.Sebab, kata Fahri, semua peristiwa hukum belakangan ini, terutama penyebutan nama-nama besar termasuk Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarganya, nampaknya hasil dari satu persekongkolan yang luar biasa yang substansinya hilang.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kasus e-KTP KPK Nazaruddin Fahri Hamzah SBY
























