Fawzi al-Juneidi (16 tahun) ditahan di Hebron pada Kamis setelah diseret dengan wajah babak belur oleh belasan tentara Israel (Anadolu).
Istanbul – Pemuda Palestina dengan keterbelakangan mental yang disiksa oleh tentara Israel dan kemudian dibebaskan pekan lalu, dibawa ke Turki.
Kedatangan Mohamed al-Tawil ke Turki adalah hasil dari upaya yang dilakukan oleh Federasi Down Syndrome Internasional, menurut informasi yang diperoleh reporter Anadolu Agency.
Al-Tawil yang didatangkan ke Istanbul bersama kedua orang tuanya pada Minggu (17/12) malam, akan dijamu di Turki selama beberapa waktu. Al-Tawil akan mendapatkan dukungan sosial dan psikologis di Turki.
Mohamed al-Tawil ditahan saat tentara Israel menghalangi pengunjuk rasa yang memprotes keputusan Amerika Serikat mengenai Yerusalem di kota Al-KHalil (Hebron), Tepi Barat pada 10 Desember.
Foto penangkapan al-Tawil yang beredar luas di media sosial mengundang kecaman dari seluruh dunia. Tindakan pasukan Israel menangkap al-Tawil meski mengenal dan mengetahui keadaannya juga menimbulkan reaksi masyarakat internasional.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Israel Palestina Mohamed al-Tawil Turki

























