Ketum Golkar, Setya Novanto
Jakarta - Partai Golkar tidak peduli dengan status tersangka Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menegaskan, meski berstatus sebagai tersangka, Novanto tetap menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar hingga akhir masa jabatannya pada 2019."Kepemimpinan Setya Novanto dan Idrus Marham sebagai hasil munas 2016 tetap berjalan sampai pada akhir masa jabatan 2019," kata Idrus, di Kediaman Novanto, Jakarta, Jumat (10/11).Idrus menegaskan, Golkar akan tetap mempertahankan Novanto sebagai ketua umum. Hal itu sebagaimana hasil dari musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) 2016 dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2017.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Setya Novanto Tersangka Korupsi e-KTP KPK Golkar
























