Suporter Madura United sedang memberikan dukungan kepada timnya.
Pamekasan - Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada klub dan manajemen sepak bola Madura United FC terkait kericuhan saat klub itu menjamu Pusamania Borneo FC di Stadion Gelora -Ratu Pamelingan, Pamekasan pada 13 Oktober lalu.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United FC, Moh Alwi mengatakan klub berjuluk "Laskar Sape Kerrap" itu disanksi tidak boleh bermain kandang di Pulau Madura dalam sisa laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2017, dengan tanpa penonton."Sanksi atas Madura United ini sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Komisi Disiplin PSSI beberapa hari lalu," katanya.Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggaran saat pertandingan berlangsung hingga terjadi aksi kekerasan pada wasit asing yang memimpin pertandingan itu. "Ada dua stadion yang akan kami gunakan pada laga usiran, yakni Stadion Delta Sidoarjo dan Stadion Jember Sport Garden (SJSG)," katanya.Baca juga :
Erick Thohir Diminta Pimpin PSSI Hingga 2045
Erick Thohir Diminta Pimpin PSSI Hingga 2045
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Madura United PSSI Sanksi Sepakbola




















