Penyidik KPK, Novel Baswedan usai menjalani perawatan wajahnya karena disiram air keras oleh orang tak dikenal
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima informasi mengenai temuan-temuan menarik yang didapat tim investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait kasus teror terhadap penyidik Novel Baswedan. Di antaranya, yang menyebut pelaku penyerangan merupakan orang yang terlatih dan teror telah direncanakan matang.
"Yang disampaikan kepada KPK bahwa ada temuan-temuan menarik. Tetapi lebih baik Komnas HAM yang mengumumkan. Ada informasi seperti pelaku diduga orang terlatih, dan hal ini direncanakan matang. Nanti kita lihat. Mereka mengatakan hampir selesaikan investigasi, nanti akan disampaikan lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu (10/11/2017).Seperti diketahui, pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan belum terungkap hingga memasuki bulan kedua. KPK belum mendapatkan informasi terbaru dari Polda Metro Jaya mengenai perkembangan penanganan kasus teror. KPK terkait kasus teror Novel itu justru mendapat masukan salah satunya dari Komnas HAM untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF)."Sedangkan proses penanganan perkaranya, yang kami ketahui dari pihak polisi kita belum dapat informasi. Koordinasi belum dilakukan, seperti yang direncanakan," ujar Febri.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Novel Baswedan KPK




























