Ketum Ikatan Alumni Universitas Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Syaiful Bahri Anshori
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan mengubah hari belajar di sekolah menjadi Senin sampai Jumat. Aturan ini berlaku pada tahun ajaran baru 2017-2018. Dimana, setiap harinya siswa akan belajar di sekolah selama 8 jam.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Syaiful Bahri Anshori meminta, agar Mendikbud bijak dalam mempertimbangkan kebijakan tersebut secara matang."Keputusan untuk menerapkan lima hari full dalam seminggu. Harap dikaji dipertimbangkan untuk di tunda, jangan sampai dengan peraturan tersebut ada masyarakat atau peserta didik yang dirugikan," kata Syaiful, kepada Jurnas.com, Jakarta, Sabtu (10/6).Kata Syaiful, Mendikbud harus mendengar dan menampung keinginan masyarakat yang terkena dampak dari kebijakan tersebut. Meski tujuan pemerintah untuk menerapkan system tersebut baik, tapi belum tentu tepat untuk di terapkan di sejumlah daerah.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Mendikbud Muhadjir Effendy Waktu Belajar Siswa


























