Kamis, 08/10/2026 15:03 WIB

Kapal Tanker Dihantam Proyektil di Lepas Pantai Utara Qatar





Sebuah kapal tanker dihantam beberapa proyektil di lepas pantai utara Qatar yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka.

Ilustrasi - Kapal tanker terkena serangan proyektil di lepas pantai Qatar (Foto: AFP)

Doha, Jurnas.com - Sebuah kapal tanker dihantam beberapa proyektil di lepas pantai utara Qatar yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka. Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) melaporkan insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi serangan terhadap kapal komersial di kawasan Teluk dan Selat Hormuz.

Berdasarkan keterangan resmi UKMTO, lokasi hantaman berada di posisi 94 kilometer (58 mil) sebelah utara Madinat ash Shamal, yang masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Qatar. Lembaga maritim Inggris tersebut menyatakan bahwa pihak berwenang saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut.

Meski mengonfirmasi adanya korban, UKMTO belum merinci jumlah pasti korban tewas maupun luka-luka dalam serangan tersebut. Selain itu, otoritas maritim juga belum mengidentifikasi kewarganegaraan atau negara asal bendera kapal tanker yang menjadi sasaran hantaman proyektil.

Serangan di wilayah perairan tengah Teluk ini dinilai sebagai peristiwa yang tidak biasa. Publikasi spesialis pelayaran komersial, The Maritime Executive, mencatat insiden ini sebagai serangan pertama yang dilaporkan menyasar kapal tanker di wilayah paruh barat Teluk dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah Qatar hingga saat ini belum memberikan komentar resmi terkait insiden penembakan yang terjadi di wilayah ZEE negaranya tersebut. Selama ini, kapal-kapal komersial lebih sering menjadi sasaran pertempuran di Selat Hormuz, jalur perairan sempit yang menghubungkan Teluk dengan Teluk Oman.

UKMTO mencatat sedikitnya telah terjadi sembilan serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz sepanjang bulan ini saja. Angka tersebut mencakup separuh dari total insiden serangan kapal yang tercatat sepanjang bulan September di wilayah perairan Teluk dan Selat Hormuz.

Eskalasi serangan terhadap jalur pelayaran komersial ini terus memuncak menyusul perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang berlangsung sejak akhir Februari lalu. Sebagai bentuk pembalasan atas serangan AS-Israel, Iran secara efektif menutup Selat Hormuz, sementara Washington memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

KEYWORD :

Kapal Tanker Konflik Timur Tengah Selat Hormuz




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :