Pengamat Komunikasi Politik dan Sosial Frans Immanuel Saragih. Foto: jurnas
JAKARTA, Jurnas.com - Pemanggilan sejumlah calon menteri dan wakil Menteri, serta kepala badan telah berlangsung selama beberapa hari di kediaman Prabowo di Jl. Kertanegara, Jakarta Selatan.
Pengamat Komunikasi Politik Frans Immanuel Saragih melihat, beberapa calon menteri dan wakil menteri yang berlatar belakang aktivis merupakan sebuah langkah cemerlang Prabowo.
“Mengapa? Selama ini banyak tudingan kepada Pak Prabowo berhubungan dengan Peristiwa bersejarah ’98. Dengan masuknya aktivis yang juga ada pernah ditangkap dalam sejarah itu, menurut saya ini sebuah langkah cemerlang Prabowo dalam komunikasi politiknya,” kata Frans di Jakarta, Rabu (16/10/2024).
Menurut Frans, Prabowo ingin mementahkan segala tudingan yang selama ini dialamatkan kepada dirinya. “Bagi saya langkah Prabowo sudah sangat tepat dalam meredam segala tudingan tersebut. Dia juga ingin menjaga keseimbangan selama masa pemerintahannya,” kata Frans.
“Kita bisa lihat bagaimana tokoh tokoh humanis dan pluralis masuk dalam kabinet. Ini menunjukkan Prabowo ingin menciptakan kestabilan,” tambahnya.
Dalam pandangan Frans, Prabowo ingin menampilkan diri sebagai sosok bapak bangsa, yang mencoba untuk memeluk semua unsur bangsa. “Itulah sisi komunikasi politik yang saya lihat ingin ditampilkan Prabowo,” tutur Frans
Frans juga melihat Prabowo tidak ingin ada gejolak yang terjadi secara terus menerus seperti masa pemerintahan sebelumnya, yang menguras banyak energi.
“Bagi saya langkah Prabowo sudah tepat dan cukup cemerlang,” tutup Frans.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kabinet Prabowo Aktivis

























