Jum'at, 17/04/2026 11:34 WIB

Israel dan Hizbullah di Lebanon Juga Saling Tembak Artileri dan Roket





Israel dan Hizbullah di Lebanon Juga Saling Tembak Artileri dan Roket

Konvoi kendaraan militer Israel melaju di jalan dekat perbatasan Israel dengan Lebanon di Israel utara, 8 Oktober 2023. Foto: Reuters

BEIRUT - Israel dan kelompok bersenjata kuat Hizbullah di Lebanon saling baku tembak artileri dan roket pada Minggu setelah serangan paling mematikan selama bertahun-tahun oleh orang-orang bersenjata Palestina terhadap Israel.

Pada hari Sabtu, serangan multi-cabang oleh orang-orang bersenjata Palestina di kota-kota Israel menyebabkan sekitar 500 warga Israel tewas, dan lebih dari 300 warga Palestina tewas dalam pemboman balasan Israel.

Skala serangan tersebut memicu kekhawatiran bahwa konflik yang lebih luas dapat terjadi antara Israel dan faksi-faksi lain yang menentangnya di wilayah tersebut, termasuk Hizbullah Lebanon, sebuah partai bersenjata yang didukung oleh Iran dan sebelumnya pernah bentrok dengan Israel.

Hizbullah pada hari Minggu mengatakan mereka telah meluncurkan roket dan artileri ke tiga pos di Peternakan Shebaa “sebagai solidaritas” dengan rakyat Palestina.

“Sejarah kami, senjata kami, dan roket kami ada bersama Anda,” kata pejabat senior Hizbullah Hashem Safieddine pada sebuah acara di kubu Hizbullah di Dahieh di pinggiran Beirut sebagai solidaritas terhadap para pejuang Palestina.

Tentara Lebanon mengatakan peluru dan roket telah diluncurkan dari Lebanon selatan ke “wilayah pendudukan Lebanon,” tanpa menyebutkan siapa yang bertanggung jawab, dan bahwa serangan balik Israel telah menyebabkan beberapa orang terluka.

Pernyataan yang diposting di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengatakan unit tentara telah dikerahkan di sepanjang perbatasan selatan.

Israel telah menguasai Peternakan Shebaa, sebidang tanah seluas 15 mil persegi (39 km persegi), sejak tahun 1967. Baik Suriah maupun Lebanon mengklaim Peternakan Shebaa adalah milik Lebanon.

Militer Israel dalam keadaan siaga tinggi sepanjang hari Minggu dan mengatakan pihaknya menembakkan artileri ke wilayah Lebanon tempat tembakan lintas batas diluncurkan.

Stasiun televisi Channel 12 mengatakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembakkan rudal Patriot ke Israel utara.

IDF mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi target yang digambarkan sebagai "bukan pesawat musuh" yang mendekati wilayah Israel "dan meluncurkan pencegat ke arah itu".

Militer Israel juga mengatakan salah satu drone miliknya menyerang pos Hizbullah di kawasan Har Dov, kawasan di Shebaa, lalu melepaskan tembakan peringatan ke arah sejumlah "tersangka" di kawasan tersebut.

Sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada Reuters bahwa sebuah tenda yang didirikan oleh Hizbullah di Peternakan Shebaa telah dihantam dan para pejuang Hizbullah telah mendirikan tenda baru.

Baku tembak lainnya terjadi sepanjang hari itu, dengan dua sumber keamanan Lebanon mengatakan roket yang ditembakkan dari Lebanon kembali menghantam posisi Israel di Peternakan Shebaa dan Israel membalasnya dengan tembakan artileri ke desa Kfar Shouba.

Misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan, yang dikenal sebagai UNIFIL, mengatakan pihaknya telah “mendeteksi beberapa roket yang ditembakkan dari Lebanon tenggara menuju wilayah yang diduduki Israel” serta tembakan artileri dari Israel ke Lebanon sebagai tanggapannya.

“Kami menjalin kontak dengan pihak berwenang di kedua sisi Jalur Biru, di semua tingkatan, untuk mengatasi situasi dan menghindari eskalasi yang lebih serius,” kata juru bicara Andrea Tenenti.

Garis Biru adalah garis demarkasi antara Lebanon dan Israel, menandai titik penarikan pasukan Israel ketika mereka meninggalkan Lebanon selatan pada tahun 2000.

Pada hari Sabtu, UNIFIL mengatakan pihaknya telah meningkatkan kehadirannya di Lebanon selatan menyusul perkembangan di Israel dan Gaza, termasuk operasinya untuk melawan peluncuran roket.

Koordinator khusus PBB untuk Lebanon Joanna Wronecka mengatakan pada X bahwa dia "sangat prihatin" dengan baku tembak tersebut dan mendesak semua pihak untuk "melindungi Lebanon dan rakyatnya dari kebakaran lebih lanjut".

KEYWORD :

Israel Palestina Serangan Hamas Hizbullah Lebanon




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :