Bamsoet saat melantik anggota MPR RI pergantian antar waktu, MF Nurhuda dari Fraksi PKB, di komplek Majelis, Jakarta, Senin (5/4/21). (Foto: Dok. Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bercerita terkait anggaran sosialisasi empat pilar kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Peringatan Hari Konstitusi dan Hari Ulang Tahun ke-78 MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8).
"Walaupun anggaran untuk itu selalu dibatas-batasi Menteri Keuangan, yang mungkin saja hal tersebut dianggap tidak masuk dalam skala prioritas," katanya.
Peringatan Hari Konstitusi tahun 2023 mengusung tema Pemilu 2004 mewujudkan demokrasi konstitusional yang mempererat persatuan bangsa. Hadir pula Presiden Joko Widodo, pimpinan lembaga negara dan sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Maju.
Bamsoet menegaskan, MPR sebagai lembaga negara mengemban visi rumah kebangsaan, pengawal ideologi pencasila dan kedaulatan rakyat. “MPR tetap mengampu tugas yang mulia menyosialisasikan empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.
Bamsoet menjelaskan evaluasi dan survei nasional yang dilakukan oleh MPR menunjukkan, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat dalam pengenalan empat pilar terus meningkat. "Dari 23 persen pada tahun 2011 menjadi 32,8 persen di tahun 2018. Lalu, pada tahun 2022 telah mencapai 43,1 persen," ungkapnya.
Selain itu, pemahaman tentang Pancasila dan penghayatannya yang semakin tinggi. Hasil survei menunjukkan lebih dari 90 persen masyarakat setuju dengan prinsip-prinsip dasar dalam setiap sila Pancasila.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ketua MPR Bambang Soesatyo Bamsoet Pancasila anggaran


























