Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto
Jakarta - Jatah kursi menteri dari partai koalisi pendukung kabinet pemerintahan Presiden Jokowi dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta sebagai dua sisi mata uang koin yang berbeda.
Demikian diampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, kepada Jurnas.com, Jakarta, Minggu (19/2).Kata Hasto, sikap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai partai koalisi pemerintah dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta, sama sekali tidak mempengaruhi jatah kursi menteri di kabinet Jokowi."Saya kira itu dua hal yang terpisah, menteri itu hak prerogatif presiden, urusan Pilkada DKI urusan partai pendukung. PDIP menghargai dan menghormati sistem presidensial," kata Hasto.Baca juga :
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
"Tentu kita berharap kerjasama tingkat nasional dapat dijabarkan ditingkat provinsi. Karena kita berharap pemimpin DKI yang anti korupsi, pemimpin yang benar-benar siap kerja untuk warga Jakarta," tegas Hasto.Sebelumnya, Ketua DPP Trimedya Panjaitan mengatakan, partai pendukung pemerintahan harus solid dalam memenangkan Ahok-Djarot dalam putaran kedua Pilkada DKI.
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilkada DKI Jakarta Partai Koalisi Jokowi PDIP






















