Selasa, 21/04/2026 12:14 WIB

Ukraina dan Rusia Bertempur Sengit di Dua Wilayah





Ukraina dan Rusia Bertempur Sengit di Dua Wilayah

Prajurit Pasukan Militer Ukraina bertugas di wilayah Luhansk pada 11 Maret 2022. (Foto: Anatolii Stepanov / AFP)

Kiev, Jurnas.com - Militer Ukraina melaporan sebuah pertempuran sengit yang terjadi di dua wilayah. Kiev mengklaim berhasil memukul mundur lusinan pasukan Rusia yang sebelumnya menguasai wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan juru bucara Staf Umum Ukraina, Andriy Kovaliov pada Selasa (12), sebagaimana dikutip dari Reuters. Dia menyebut militer berhasil menahan Rusia di dua kota utara Bakhmut, yang sebelumnya direbut oleh tentara bayaran Moskow, Wagner.

Pasca pertempuran itu, Ukraina memperoleh keuntungan karena bisa memanfaatkan dataran tinggi yang mengelilingi desa, untuk memungkinkan pasukan Kiev menembak sasaran lebih leluasa di Bakhmut.

Sementara itu, Jenderal Ukraina Oleksander Tarnavskyi dalam sebuah keterangan terpisah mengungkapkan bahwa pertempuran berkecamuk di seluruh sektor. Pasukannya menahan 27 serangan musuh, dan memperkirakan kerugian Rusia setara dengan ratusan militer yang tewas dan terluka.

Di selatan, Ukraina merebut sekelompok desa yang mengarah ke Laut Azov. Kiev juga memutuskan jembatan Rusia yang menghubungkan Ukraina timur ke Semenanjung Krimea yang dianeksasi pada 2014 silam.

Namun, terlepas dari keberhasilan tersebut, pasukan Rusia masih mengusai wilayah yang lebih luas pasca 500 hari peperangan, dengan jumlah diperkirakan 17 persen dari wilayah Ukraina.

"Kami mencatat bahwa dalam satu setengah bulan operasi ofensif, kami telah membawa 25 persen dari sumber daya kami," kata analis militer Ukraina, Serhiy Hrabskyi terkait keberhasilan Ukraina di Espreso TV.

"Berdasarkan aritmatika sederhana, jika kita melanjutkan dengan kecepatan ini, kita berbicara tentang empat bulan," imbuh dia.

KEYWORD :

Ukraina Rusia Perang




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :