Jum'at, 17/04/2026 14:03 WIB

Hari ke-100 Invasi Rusia, Zelenskyy: Kemenangan akan Jadi Milik Kita





Hari ke-100 Invasi Rusia, Zelenskyy: Kemenangan akan jadi milik kita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara selama sesi parlemen di Kyiv, Ukraina, pada 3 Mei 2022. (Foto: Layanan Pers Presiden Ukraina/Handout via REUTERS)

JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan, militer negaranya akan menangkis invasi Rusia. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah video yang menandai 100 hari serangan habis-habisan Moskow terhadap Ukraina.

"Kemenangan akan menjadi milik kita," kata Zelenskyy dalam video tersebut, dikutip dari AFP.

Pada hari ke-100 invasi Rusia, pertempuran berkecamuk di timur, di mana pasukan Moskow memperketat cengkeraman mereka di wilayah Donbas Ukraina.

Kyiv sebelumnya telah mengumumkan Moskow menguasai seperlima wilayah Ukraina, termasuk Krimea dan sebagian Donbas yang direbut pada 2014.

Walikota ibukota mengatakan pada Jumat bahwa Ukraina tidak ingin perang 100 hari lagi dan menyerukan tekanan terhadap rezim Putin yang berkelanjutan, merujuk pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Ya, kami membutuhkan senjata agar kami dapat mempertahankan nilai-nilai bersama kami. Tetapi kita harus mengobarkan perang terhadap ekonomi Rusia sehingga Rusia akhirnya akan meninggalkan Ukraina dengan damai," katanya.

"Kita harus secara ekonomi mengisolasi Rusia dari dunia," sambungnya.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Ukraina mengeluarkan pernyataan dalam bahasa Inggris yang mengatakan bantuan internasional untuk negara itu adalah "investasi terbaik dalam perdamaian dan pembangunan berkelanjutan bagi seluruh umat manusia."

Kemenlu juga menyerukan pengadilan khusus untuk menyelidiki kejahatan perang di negara itu. "Penjahat Rusia harus dibawa ke hadapan Tibanal dengan cara yang sama seperti yang dilakukan oleh pimpinan Nazi Jerman," ujarnya.

Perdana Menteri Shmyhal sebelumnya mengatakan perang mendorong negaranya lebih dekat ke Eropa sementara Rusia bergerak menuju "isolasi dari negara maju."

KEYWORD :

Ukraina Volodymyr Zelensky Invasi Rusia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :