Wakil Menteri Luar Negeri Polandia Bartosz Cichocki terlihat dalam pertemuan di Kementerian Luar Negeri Israel di Yerusalem, 1 Maret 2018. (Foto: Reuters/Ammar Awad)
WARSAW, Jurnas.com - Pemberlakuan zona larangan terbang di Ukraina akan membantu menyelesaikan konflik di sana lebih cepat dan menyelamatkan nyawa, kata duta besar Polandia untuk Kyiv pada Kamis (10/4).
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy memohon kepada NATO untuk memberlakukan zona larangan terbang, tetapi aliansi tersebut waspada terhadap setiap langkah yang mungkin menariknya ke dalam konflik langsung dengan Rusia.
"Setiap hari penundaan menelan biaya ratusan nyawa manusia," kata Bartosz Cichocki kepada penyiar swasta TVN24 dari Kyiv, dikutip dari Reuters, Kamis (10/3).
"Ini adalah perpanjangan dari konflik yang bisa berakhir lebih cepat justru berkat penutupan wilayah udara."
Amerika Serikat (AS) pada Selasa menolak tawaran mengejutkan oleh Polandia untuk mentransfer jet tempur MiG-29 buatan Rusia ke pangkalan AS di Jerman dan menyerahkannya kepada AS sebagai cara untuk mengisi kembali angkatan udara Ukraina.
Perdana Menteri Polandia mengatakan pada Rabu bahwa setiap pasokan jet tempur ke Ukraina harus dilakukan bersama oleh negara-negara NATO.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Zona Terbang Ukraina Invasi Rusia




























