Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin beken Cak Imin)
Jakarta, Jurnas.com- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang beken dipanggil Cak Imin turut berduka cita atas musibah kebakaran Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Desa Manggungjaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.
Kebakaran itu yang merenggut nyawa delapan santri dan dua santri lainnya terluka. Kebakaran di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot itu terjadi pada Senin (21/2/2022) pukul 14.15 WIB.
"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Saya sampaikan dukacita mendalam untuk para santri yang menjadi korban kebakaran di Karawang. Kita doakan bersama semoga mereka husnul khatimah,” kata Cak Imin di Jakarta, Selasa (22/2/2022).
Asal Usul Kata Santri, Sejarah dan Artinya
Cak Imin yang cicit dari salah satu pendiri NU, KH. Bisri Syansuri mendoakan para santri yang menjadi korban kebakaran tersebut meninggal dalam keadaan syahid.
Terlebih mereka sedang mencari ilmu di pondok pesantren yang juga dikenal sebagai lembaga Tahfidzul Qu’ran.
"Insyaallah mereka syahid, insyaallah. Adik-adik santri wafat saat mencari ilmu, juga menghafal Alquran, insyaallah syahid, amin," harap Cak Imin.
Pondok Pesantren Miftahul Khoirot terjadi saat kebanyakan santri yang masih duduk di sekolah dasar sedang tidur di kamar. Namun tiba-tiba terdengar teriakan kebakaran dari dalam pondok pesantren. Sebagian penghuni pesantren berlarian keluar.
Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Karawang. Dari delapan korban, satu orang korban belum diketahui identitasnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kebakaran Cak Imin santri Pondok Pesantren























