Webinar tentang Program DAMPING UMKM 2022 (foto: tangkap layar)
Jakarta, Jurnas.com - Sebanyak 3.800 pelaku usaha mikro kecil dan menengah ikut ambil mengikuti program DAMPING UMKM.
Program ini adalah kolaborasi Kampus Bisnis Umar Usman dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) Danone Indonesia.
"DAMPING UMKM telah menebar manfaat kepada lebih dari 3.800 UMKM di seluruh Indonesia, 1.300 diantaranya mendapatkan program pendampingan secara eksklusif," ujar Direktur Kampus Bisnis Umar Usman, Lily Zulaiha dalam webinar “Ada Apa Dengan DAMPING 2022?” pada Minggu (20/2/2022).
Rangkaian acara DAMPING UMKM 2022 sendiri akan dilaksanakan melalui kegiatan peningkatan kapasitas usaha dalam berbagai kegiatan, mulai dari sesi pelatihan dan pendampingan bisnis secara eksklusif, edukasi bisnis berbasis sosial media, inkubator bisnis, serta akses dan layanan bisnis.
"Webinar hari ini, bertujuan sebagai sarana sosialisasi Program DAMPING 2022 dan upaya menjaga komunikasi serta silaturahmi dengan penerima manfaat program yang telah bergabung sebelumnya dalam komunitas DAMPING," jelas Lily.
Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kualitas UMKM untuk Tumbuhkan Perekonomian Nasional
Acara diselingi dengan testimoni positif dari perwakilan alumni DAMPING 2021, Rina Yulva melalui bisnisnya KangTriJiPlus dan Hasyim Ali Shahab melalui bisnisnya Rantai Pakan.
Mereka mengungkapkan kebahagiaannya bisa ikut serta menumbuhkan bisnisnya melalui proses pendampingan pada program yang telah berjalan sebelumnya.
Pada webinar itu, ada juga sesi pemaparan dari salah satu Coach pendamping program yaitu Coach Rully Bhaskara yang menyampaikan kegiatan DAMPING 2022.
"Program DAMPING UMKM 2022 akan melanjutkan program andalan yaitu coaching eksklusif bersama para coach tersertifikasi," ungkap Rully.
Sementara itu, Karyanto Wibowo selaku Sustainable Development Director Danone Indonesia yang turut hadir dalam acara menjelaskan, Danone Indonesia telah melibatkan sejumlah UMKM lokal di Indonesia melalui kegiatan dalam rantai bisnisnya.
Diantaranya melalui kerjasama dengan petani susu segar di Yogyakarta untuk supply bahan baku susu, melibatkan sektor informal untuk pengumpulan bahan baku plastik untuk di daur ulang serta pemberdayaan Ibu rumah tangga melalui AQUA Home Services untuk pendistribusian produk AQUA.
"Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia dan telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, kami merasa terdorong untuk berkontribusi secara maksimal untuk mendukung perkembangan UMKM Lokal di Indonesia, terutama pada situasi seperti ini," ujar Karyanto.
"Komitmen pendampingan UMKM ini akan dilanjutkan tahun 2022 dengan program yang dirancang atas dasar masukkan para pihak terkait diantaranya para alumni, coach, pemerintah dan juga praktisi," jelasnya.
Karyanto menambahkan, program lain yang akan dilanjutkan yaitu networking UMKM. Bahkan DAMPING 2022 dilengkapi program ‘UMKM Center’ yang dapat dimanfaatkan para UMKM sebagai pusat konsultasi dan pembimbingan bisnis secara offline maupun online, Inkubasi bisnis, brand klinik serta pelayanan bisnis lainnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
DAMPING UMKM edukasi bisnis






















