Senin, 20/04/2026 16:54 WIB

China Tuntut Tanggung AS Bantu Ekonomi Afghanistan





Menurut Wang, Barat harus membantu perkembangan positif Afghanistan sambil menghormati kedaulatan dan kemerdekaan negara yang diambil alih oleh Taliban itu.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Moskow, Rusia pada 11 September 2020. [Kementerian Luar Negeri RUS - Anadolu Agency]

Beijing, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menilai Amerika Serikat (AS) dan sekutunya seharusnya lebih berperan dalam memasok bantuan ekonomi dan kemanusiaan ke Afghanistan dari pada negara lain.

Menurut Wang, Barat harus membantu perkembangan positif Afghanistan sambil menghormati kedaulatan dan kemerdekaan negara yang diambil alih oleh Taliban itu.

Dikutip dari Reuters pada Rabu (8/9), Wang yang juga anggota dewan negara China, memberikan pernyataan itu melalui video ke pertemuan diplomat dengan Afghanistan.

China berbagi perbatasan darat dengan Afghanistan, di mana Taliban pada Selasa (7/9) kemarin menunjuk pemerintahan baru. Kelompok militan Islam merebut kembali kendali atas Afghanistan bulan lalu ketika pasukan asing pimpinan AS mengakhiri kehadirannya selama 20 tahun di negara itu.

Wang mengatakan China akan memberikan 200 juta yuan gandum, persediaan musim dingin, vaksin dan obat-obatan ke Afghanistan.

Dia menambahkan bahwa Beijing telah memutuskan untuk menyumbangkan 3 juta dosis vaksin Covid-19 tahap awal, untuk program vaksinasi rakyat Afghanistan.

Wang juga meminta Taliban untuk memutuskan hubungan dengan semua kekuatan teroris ekstrem, dan mengambil tindakan untuk menindak mereka.

"Semua pihak harus memperkuat pembagian intelijen dan kerja sama kontrol perbatasan untuk menangkap dan melenyapkan kelompok teroris yang menyelinap masuk dari Afghanistan," kata Wang, untuk memastikan keamanan dan stabilitas regional.

Sebagaimana diketahui, Afghanistan juga berbatasan dengan Pakistan, Iran, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

KEYWORD :

Amerika Serikat China Afghanistan Taliban




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :