Senin, 21/09/2020 00:58 WIB

Komisi VI DPR: BUMN Transportasi Harus Segera Berinovasi

Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus menilai jika BUMN sektor transportasi tidak cepat berinovasi di tengah pandemi Covid-19, maka kemungkinan di akhir tahun nanti tidak akan bisa bertahan dan akan segera collaps.

Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus menilai jika BUMN sektor transportasi tidak cepat berinovasi di tengah pandemi Covid-19, maka kemungkinan di akhir tahun nanti tidak akan bisa bertahan dan akan segera collaps. Untuk itu, menurutnya para BUMN ini harus segera melakukan aksi nyata ketimbang terus mengidentifikasi survival capability mereka.

Hal tersebut ia tuturkan dalam rapat antara Komisi VI DPR RI dengan seluruh jajaran direksi BUMN Sektor Transportasi yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (29/4/2020). Berdasarkan paparan keseluruhan BUMN ini, Deddy melihat potensi terparah pada kemampuan bertahan ada pada tubuh Garuda Indonesia.

“Yang lain masih lebih baik sebenarnya dibanding yang terparah itu Garuda. Dan kalau kita lihat yang terkait dengan Garuda yaitu jasa kebandaraan, misalnya survival capability-nya itu AP II hanya 3-4 bulan, AP I 7-8 bulan, dan Airnav 11-12 bulan. Ini rata-rata we will not survive after December kalau tidak ada perubahan yang signifikan,” terangnya.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini mendorong seluruh BUMN transportasi ini untuk segera menyiapkan dua rencana mitigasi yaitu berdasarkan Covid dan pasca-Covid secara jelas, karena menurutnya tidak ada yang tahu kapan pandemi ini berakhir. Selain itu ia juga mendesak segera dilakukannya revisi Rencana Kerja Anggaran dan kemudian melaporkannya kepada pemerintah.

“Supaya pemerintah juga punya ancer-ancer. Yang paling penting saya kira jangan berhenti yang tadi saya bilang, inovasi dan kalau perlu invest. Ini kesempatan yang bisa digunakan juga, karena banyak pihak yang terkait BUMN ini juga memerlukan perubahan agar mereka juga bisa bergerak. Ini harus dipertimbangkan,” tukasnya.

TAGS : Warta DPR Komisi VI DPR BUMN Transportasi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :