Sabtu, 04/04/2020 12:49 WIB

Serangan Teroris Tewaskan Puluhan Warga Faso

Bulan lalu, penyerang tak dikenal menyerang konvoi karyawan perusahaan tambang emas Kanada di negara itu, menewaskan 37 orang dan melukai 60 lainnya

Ilustrasi RUU Terorisme

Jakarta, Jurnas.com - Serangan sekelompok teroris menewaskan sedikitnya 35 warga sipil, kebanyakan wanita di pangkalan militer di Burkina Faso utara, Rabu (25/12).

Serangan terhadap Arbinda, provinsi Soum, pangkalan militer itu dilakukan oleh puluhan jihadis dan berlangsung beberapa jam sebelum para penyerang didorong kembali oleh angkatan udara dan angkatan bersenjata, yang mengakibatkan tujuh tentara dan 80 jihadis tewas.

"Sekelompok besar teroris serentak menyerang pangkalan militer dan penduduk sipil di Arbinda," kata militer dalam sebuah pernyataan dilansir UPI.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Presiden Roch Kabore telah menyatakan 48 jam berkabung nasional untuk mengenang korban sipil dan militer dari serangan teroris tersebut.

"Saya salut dengan komitmen dan keberanian pasukan pertahanan dan keamanan kami di Arbinda," katanya melalui Twitter.

Juru bicara pemerintah dan Menteri Komunikasi Remis Dandjinou mengkonfirmasi bahwa 31 dari korban sipil adalah perempuan.

Bulan lalu, penyerang tak dikenal menyerang konvoi karyawan perusahaan tambang emas Kanada di negara itu, menewaskan 37 orang dan melukai 60 lainnya.

Serangan itu terjadi di tengah gelombang kekerasan di negara itu yang telah secara internal mengungsi ratusan ribu orang selama beberapa bulan terakhir, memicu "keadaan darurat kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Badan Pengungsi PBB .

Menurut PBB, lebih dari 500 orang telah tewas dalam lebih dari 470 serangan tahun ini dan hampir 500.000 orang telah terlantar akibat kekerasan.

Dalam sebuah tweet Rabu, Kabore mengatakan menggunakan Natal sebagai hari untuk menawarkan "pemikiran saleh" kepada keluarga para korban serangan yang telah mempengaruhi negara itu.

"Pada Hari Natal ini, marilah kita memiliki pemikiran yang saleh bagi keluarga yang berduka oleh serangan teroris terhadap negara kita dan membiarkan kita berada dalam persekutuan dengan tentara gagah berani kita yang berperang dengan kepahlawanan untuk memastikan keamanan wilayah nasional," katanya.

"Tuhan memberkati Burkina Faso."

TAGS : Serangan Teroris Warga Faso




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :