Senin, 16/12/2019 08:02 WIB

Jelang Pilrek, Ini Tantangan Senat UNJ

Senat UNJ telah menetapkan enam poin tantangan yang dinilai sebagai prioritas universitas untuk periode kepemimpinan UNJ 2019-2023.

Konferensi pers Pemilihan Rektor UNJ

Jakarta, Jurnas.com – Tahap pendaftaran bakal calon untuk pemilihan rektor (pilrek) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan dibuka pada 26 Juli hingga 1 Agustus mendatang.

Karena itu, Senat UNJ telah menetapkan enam poin tantangan yang dinilai sebagai prioritas universitas untuk periode kepemimpinan UNJ 2019-2023.

Enam poin tantangan ini, disampaikan oleh Ketua Senat UNJ, Prof. Hafid Abbas, bertujuan untuk meningkatkan prestasi UNJ, serta menjadikan kampus tersebut rujukan standar di bidang kependidikan di tingkat nasional.

“UNJ ungin naik peringkat tahun ini ke posisi 15. Idealisme kami, dari enam harapan ini menjadi rambu dan panduan bagi siapa saja yang mau jadi calon rektor,” kata Abbas dalam konferensi pers pada Kamis (18/7) di Kampus UNJ.

Enam poin tantangan Senat UNJ meliputi:

  1. Meningkatkan reputasi akademik UNJ dengan indikator peningkatan jumlah program studi (prodi) terakreditasi, baik tingkat nasional maupun Asean;
  2. Menjadikan UNJ sebagai pusat unggulan dan rujukan standar di bidang kependidikan di tingkat nasional;
  3. Meningkatkan reputasi SDM UNJ dengan indikator jumlah dan kualitas dosen bergelar profesor meningkat, jumlah dan kualitas penelitian serta sitasi pada PNPB juga meningkat;
  4. Meningkatkan reputasi lulusan;
  5. Meningkatkan suasana kampus UNJ yang hijau, nyaman, bersih, dan zero conflict;
  6. Mendatangkan mahasiswa dan dosen asing, dan pengiriman dosen ke luar negeri

Sementara Ketua Panitia Pilrek UNJ, Abdul Haris Fatgehipon berharap ada banyak bakal calon rektor yang meramaikan Pilrek UNJ di hingga pendaftaran ditutup. Dengan demikian, selanjutnya para bakal calon tersebut akan diseleksi administrasi sampai ditetapkan tiga calon yang akan bersaing.

Haris juga sudah menyiapkan skema, jika peminat Pilrek UNJ kurang dari empat bakal calon. Dia memaparkan, pendaftaran akan diperpanjang hingga 19 Agustus 2019, sampai ada empat orang bakal calon rektor UNJ.

“Kalaupun ternyata akhirnya kurang dari empat bakal calon, nanti akan kami serahkan kepada Kemristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi),” jelas dia.

Pilrek UNJ, lanjut Haris, juga menyertakan agenda kampanye antara bakal calon dengan warga UNJ, baik mahasiswa maupun dosen. Dia berharap kesempatan ini dapat digunakan untuk mengenali kualitas para bakal calon.

“Ini terbuka dan dilaksanakan di aula latief, sehingga siapa saja bisa hadir, agar bisa mendengar program bakal calon rektor yang lolos dari seleksi dokumen,” tutur Haris.

Berdasarkan laman resmi UNJ, berikut ini jadwal Pilrek UNJ:

Pendaftaran bakal calon: 26 Juli-1 Agustus 2019

Verifikasi dokumen: 2-10 Agustus 2019

Hasil penjaringan bakal calon: 12 Agustus 2019

Sosialisasi program bakal calon kepada warga UNJ: 15 Agustus 2019

Penyerahan dokumen visi, misi, dan program kerja kepada panitia Pilrek: 19 Agustus 2019

Pemaparan visi, misi, dan program kerja pada Rapat Terbuka Senat, serta penentuan tiga calon rektor: 22 Agustus

Pemilihan calon rektor bersama Menristekdikti: 24 September 2019

Penyampaian hasil pemilihan rektor UNJ kepada Menristekdikti: 26 September 2019

TAGS : Pemilihan Rektor Pilrek UNJ Senat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :