Kamis, 15/11/2018 15:52 WIB

Ancaman UE untuk Situs Medsos Jika Tak Hapus Konten Ektrimis

Twitter, dalam laporan transparansi terbaru pada bulan April, mengatakan lebih dari 1,2 juta akun dibekukan untuk konten teroris sejak Agustus 2015. Selama paruh terakhir tahun 2017

Ilustrasi medsos

Jakarta - Komisi Eropa mengatakan situs media sosial di Eropa yang berisi konten ekstrimis hanya akan memiliki 60 menit untuk menghapusnya. Apabila belum dihapus, maka situs tersebut akan didenda bahkan dihapus.

Dilansir UPI, tindakan keras yang diusulkan, yang akan berdampak pada Twitter, Facebook, dan YouTube, mengikuti serangan teroris baru-baru ini di seluruh Eropa.

Langkah ini didasarkan pada rencana komisi pada Maret untuk mendapatkan platform Internet untuk secara sukarela menghapus konten teroris dan mendukung rancangan peraturan yang lebih ketat, yang akan dipublikasikan bulan depan. Peraturan tersebut harus disetujui oleh parlemen dan mayoritas negara UE.

Sebuah penelitian baru bulan lalu dari Proyek Kontra Ekstremisme menunjukkan lebih dari 1.300 video ekstrimis diunggah ke YouTube antara Maret dan Juni. Dua puluh empat persen dari mereka tetap online selama lebih dari dua jam.

YouTube mengatakan awal tahun ini lebih dari separuh video yang dihapus untuk ekstremisme kekerasan memiliki kurang dari 10 tampilan. Tahun lalu, dikatakan hanya 8 persen dari video tersebut memiliki kurang dari 10 tampilan.

Twitter, dalam laporan transparansi terbaru pada bulan April, mengatakan lebih dari 1,2 juta akun dibekukan untuk konten teroris sejak Agustus 2015. Selama paruh terakhir tahun 2017, bahkan 274.460 akun dihapus secara permanen untuk ekstremisme, penurunan 8,4 persen.

Facebook mengatakan pada bulan April itu menghapus lebih banyak konten teroris baru daripada di masa lalu.

Pada kuartal pertama tahun ini, Facebook mengatakan telah mengambil tindakan untuk menghapus 1,9 juta keping konten ekstremis, sekitar dua kali lipat dari Q4 2017.

TAGS : Uni Eropa Medsos Ektrimis




TERPOPULER :