Jum'at, 16/11/2018 14:53 WIB

Masih Kontroversi, Kemenkes Tetap Lakukan Kampanye Imunisasi MR

Kementerian Kesehatan tetap melaksanakan kampanye imunisasi Campak dan Rubela di daerah-daerah dalam kerangka pencegahan penyakit.

Menurut studi yang dilakukan Kemenkes terdapat banyak manfaat pijat bayi (Foto: Ilustrasi)

Jakarta - Data WHO tahun 2015 menyebutkan bahwa Indonesia termasuk 10 negara dengan kasus Campak terbesar di dunia.

Data Kemenkes mencatat jumlah kasus suspek Campak dan Rubella dalam lima tahun terakhir, sejak 2014 s.d Juli 2018 adalah 57.056 kasus (8.964 positif Campak dan 5.737 positif Rubella).

Menyoal percepatan proses sertifikasi kehalalan vaksin Campak dan Rubela atau MR, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, menegaskan bahwa Kemenkes tetap melaksanakan kampanye imunisasi MR di daerah dalam kerangka pencegahan penyakit.

Kemenkes memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memilih untuk menunggu terbitnya fatwa MUI, pemberian vaksinasi MR akan dilaksanakan pada kesempatan selanjutnya.

Hal ini dimungkinkan mengingat periode pelaksanaan kampanye imunisasi MR di 28 Provinsi di luar pulau Jawa selama dua bulan (Agustus-September).

“Waktu kita kan cukup panjang dari Agustus sampai September. Kementerian Kesehatan akan tetap memberikan pelayanan, sambil kita percepat prosesnya”, tandas Anung.

TAGS : Kemenkes MUI Vaksinasi




TERPOPULER :