Cak Imin (kiri) dan Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar (kanan)
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar mengatakan, diperlukan adanya dialog antara Kementerian Agama dengan para mubaligh agar para penceramah tetap konsisten menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kementerian Agama perlu memanggil para mubaligh agar penceramah tercerahkan dan tetap konsisten menjaga NKRI," kata Muhaimin usai dilantik menjadi Ketua Dewan Pembina Federasi Beladiri Profesional (FBPro) Indonesia di Jakarta, Minggu.Dia mengatakan, langkah itu agar tidak ada ceramah yang melenceng dari dasar-dasar negara. Kalau ada indikasi materi ceramah yang disampaikan seorang mubaligh maka yang bersangkutan harus dipanggil untuk dimintai penjelasannya."Kalau perlu siapa yang melenceng dengan NKRI kita panggil dan berdebat, kita lihat siapa yang menang, itu baru adil," ujarnya.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta MPR Muhaimin Iskandar Cak Imin


























