Pagoda di Yangon, Myanmar
Kolombo - Kepolisian Sri Lanka mengabarkan, terjadi penyerangan oleh massa Buddha ke sejumlah masjid dan bisnis milik minoritas Muslim. Padahal telah diberlakukan keadaan darurat untuk memulihkan perdamaian di pulau yang terpecah-belah tersebut.
Polisi memberlakukan jam malam tak terbatas di distrik dataran tinggi pusat Kandy, wilayah yang menjadi pusat kekerasan sejak Minggu malam, setelah kematian seorang pemuda Buddha dalam pertengkaran dengan sekelompok Muslim.Namun, juru bicara polisi Ruwan Gunasekara mengatakan, telah terjadi beberapa insiden sepanjang Selasa (6/3) malam di daerah Kandy yang populer di kalangan wisatawan karena kebun tehnya.Baca juga :
Berbagai Tradisi Unik Sambut Iduladha di Banten
"Polisi menangkap tujuh orang. Tiga petugas polisi terluka akibat insiden tersebut," kata Gunasekara. Tidak ada informasi tentang berapa banyak warga sipil yang terluka dalam serangan tersebut, katanya.
Berbagai Tradisi Unik Sambut Iduladha di Banten
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Myanmar Kekerasan Muslim Islam


























