Selasa, 11/12/2018 08:16 WIB

Deretan Saksi yang Diperiksa KPK Hari Ini

Hari ini, penyidik KPK juga memanggil Gubernur Zumi Zola.

Juru bicara KPK Febri Diansyah

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk beberapa kasus dugaan korupsi pada hari ini, Senin (22/1/2018). Mulai dari saksi untuk tersangka Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari hingga saksi untuk tersangka korporasi Duta Graha Indah (DGIK).

Dalam proses penyidikan kasus dugaan TPPU yang menjerat Rita, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Lini Fungki Lestari selaku Komisaris PT Hanu Mitra Papua Industri;‎ Antony Lesmana selaku Pemegang Saham PT Tanjung Prima Mining;‎ Lauw Gunawan Lesono selaku pemegang saham PT Tanjung Prima Mining.

Kemudian, Juanda Lesmana selaku Komisaris Utama PT Hanu Mitra Papua Industri; Soegwanto‎ selaku Pemegang Saham PT Tanjung Prima Mining; dan pihak swasta bernama Danu Wira.  "Mereka diperiksa sebagai saksi TPPU atas tersangka RIW (Rita Widyasari)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.‎

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Dirut RS Medika Permata Hijau dr Hafil Budianto dan Dokter RS Medika Permata Hijau Glen S Dunda‎‎ dalam kasus merintangi penyidikan e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Hafil Budianto dan Glen S Dunda diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fredrich Yunadi.

Tak hanya itu, penyidik juga memanggil istri Setya Novanto bernama Deisti Astriani dan Sandy Kurniawan Singarumbun yang berprofesi sebagai advokat. Deisiti dan Sandy juga diperiksa sebagai saksi sekaligus untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Fredrich.

Dalam kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, penyidik KPK memanggil Corporate Expert PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Andrian Azhar.‎ Mantan EPM Fleet Acquisition dan VP Fleet Acquisition PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk itu akan diperiksa untuk tersangka bos Mugi Rekson Abadi (MRA) Grup Soetikno Soedarjo‎.

Dalam kasus dugaan korupsi Pembangunan RS Pendidikan UDAYANA TA 2009- 2011, penyidik memanggil Direktur Teknologi Informasi Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia, Lusiani. ‎Direktur Teknologi Informasi Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DGIK yang kini telah berganti nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring.

"Saksi Lusiani diperiksa untuk tersangka DGIK," kata Febri.

‎Hari ini, penyidik KPK juga memanggil Gubernur Zumi Zola. Diduga pemanggilan ini terkait penyelidikan baru yang dilakukan lembaga antikorupsi terkai suap APBD Jambi. Namun, Febri belum mau merincinya lebih lanjut.

"Ada kebutuhan pemeriksaan untuk mencermati beberapa fakta baru dalam proses penyidikan yang berjalan untuk tersangka lain. Karena bukan pemeriksaan di penyidikan yang sedang berjalan, maka kami belum bisa menjelaskan banyak mengenai ini," kata Febri.‎

TAGS : KPK Rita Widyasari Kutai Kartanegara




TERPOPULER :