Sabtu, 21/10/2017 15:35 WIB

Masyarakat Jangan Terprovokasi Ajakan Aksi 299

BIMA menilai aksi 299 bersifat politis

demo tolak perppu ormas/antara

Jakarta - Organisasi masyarakat dari Barisan Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (BIMA Indonesia) menyerukan agar masyarakat tenang menyikapi rencana aksi 299. Ia menekankan masyarakat tak terprovokasi dengan ajakan aksi 299 yang dimotori para alumni aksi 212 dan eks HTI di area gedung DPRRI tanggal 29 September mendatang.

“Masyarakat jangan mudah terprovokasi lah dengan seruan ajakan aksi 299 itu, terlihat sekali ajakannya sangat politis dan saya yakin ada yang menunggangi,” ujar Ketua Umum BIMA Indonesia, RM Sumadi, di Jakarta, Minggu (24/9/2017).

Sumadi mengatakan sebaiknya masyarakat aktif membantu pemerintah menjadikan negara maju, kuat dan aman daripada melakukan aksi tersebut. Pasalnya, kata dia, aksi tersebut politis.

Sumadi menegaskan komitmennya mengawal Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar bagi kehidupan berbangsa dan negara. Harapannya, guna menyatukan masyarakat yang majemuk.

“Dari pada aksi mending kita kawal negara kita agar bisa maju, kuat dan aman dari pada selalu membuat kegaduhan, malah bisa bubar negara ini” ungkapnya.

Ia juga menyarankan, jika ada kelompok-kelompok yang tidak setuju dengan terbitnya Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas agar menggunakan instrumen hukum yang sudah disediakan oleh pemerintah sesuai dengan peraturan dan perundangan.

“Saya yakin pemerintah dalam mengeluarkan perrpu untuk kepentingan bangsa dan negara, tidak asal mengeluarkan,” ucapnya.

"Mari gunakan intrumen hukum melalui gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),” imbuhnya.

TAGS : BIMA Sumadi Aksi 299




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...