https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat?

Muhammad Habib Saifullah | Sabtu, 18/04/2026 11:01 WIB



Rasulullah SAW secara tegas melarang umatnya untuk meminta kematian hanya karena kemalangan. Ilustrasi seseorang sedang ditimpa masalah dan musibah (Foto: resume genius/unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Dalam menjalani dinamika kehidupan, setiap individu pasti akan dipertemukan dengan berbagai ujian yang terkadang terasa menyesakkan dada.

Tak jarang, beratnya beban hidup membawa seseorang pada titik nadir hingga terlintas keinginan untuk mengakhiri segalanya. Namun, dalam perspektif Islam, sikap berputus asa hingga mengharapkan kematian sangat dilarang.

Rasulullah SAW secara tegas melarang umatnya untuk meminta kematian hanya karena kemalangan, penderitaan fisik, maupun tekanan batin yang menimpa.

Baca juga :
Apakah Setelah Shalat Jumat Masih Wajib Shalat Dzuhur?

Larangan ini didasari pada prinsip mendasar bahwa setiap detik kehidupan bagi seorang Mukmin adalah kesempatan berharga untuk menambah amal saleh atau bertaubat.

Hal ini dipertegas dalam sebuah hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim:

Baca juga :
Kurban dengan Kambing atau Sapi Betina, Bolehkah?

"Janganlah salah seorang di antara kalian mengharapkan kematian karena musibah yang dialaminya."

Keinginan untuk wafat saat tertimpa ujian seringkali dipandang sebagai bisikan keputusasaan yang dapat menjauhkan seorang hamba dari rahmat Allah SWT.

Baca juga :
Bolehkah Berangkat Haji dengan Cara Menyogok?

Al-Qur`an bahkan mengingatkan dalam Surat Yusuf ayat 87 bahwa sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum yang kafir.

Sejatinya, ujian hidup merupakan mekanisme penggugur dosa sekaligus sarana pengangkatan derajat bagi mereka yang mampu menyikapinya dengan kesabaran.

Islam mengajarkan bahwa setiap kesulitan pasti dibarengi dengan kemudahan, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Al-Insyirah.

Daripada meminta kematian, seorang Muslim dianjurkan untuk memohon kekuatan, kesabaran, dan kelapangan hati.

Mengalihkan energi kesedihan menjadi untaian doa dan dzikir dinilai mampu memberikan ketenangan jiwa yang lebih abadi.

Sesuai dengan janji-Nya, Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan batas kemampuannya.

Dengan keyakinan tersebut, setiap ujian dipastikan memiliki jalan keluar yang indah pada waktu yang tepat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hukum Islam Ujian Hidup Larangan Mengharap Kematian

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777