https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Uni Eropa Minta Waspadai Dominasi Perusahaan Teknologi AS

Mutiul Alim | Jum'at, 12/06/2026 13:30 WIB



Uni Eropa memperingatkan risiko besar akibat ketergantungan yang terlalu tinggi pada perusahaan teknologi asal Amerika Serikat dalam sektor-sektor sensitif Bendera Uni Eropa berkibar di luar Komisi Eropa di Brussels, Belgia, 8 November 2023. REUTERS

Rio de Janeiro, Jurnas.com - Uni Eropa memperingatkan risiko besar akibat ketergantungan yang terlalu tinggi pada perusahaan teknologi asal Amerika Serikat dalam sektor-sektor sensitif seperti keamanan siber dan pertahanan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kedaulatan Digital UE, Henna Virkkunen, saat menghadiri Web Summit Rio di Brasil, yang merupakan konferensi teknologi terbesar di Amerika dengan jurnalisme yang dihadiri lebih dari 40.000 peserta.

Virkkunen menegaskan bahwa dorongan untuk mewujudkan kedaulatan digital Eropa bukan berarti sebuah bentuk proteksionisme ataupun isolasi diri dari pasar global.

Baca juga :
Rusia Kecam Rencana Uni Eropa Razia Kapal Tanker Asing

“Situasi saat ini adalah 80 persen teknologi kami berasal dari luar Eropa,” kata Virkkunen dikutip dari AFP pada Jumat (12/6).

Kondisi ketergantungan tersebut mencakup berbagai sektor teknologi mutakhir termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Virkkunen menjelaskan bahwa blok Eropa tidak ingin menggantungkan keamanan digital mereka hanya pada negara ketiga atau didominasi sepenuhnya oleh korporasi asal Amerika Serikat untuk teknologi yang bersifat kritikal.

Baca juga :
UE Usul Sanksi Ke-21 untuk Rusia, Kripto hingga Perikanan Ikut Diincar

Oleh karena itu, Uni Eropa kini fokus membangun kapasitas domestik secara mandiri dan berinvestasi dalam pelatihan AI yang disesuaikan dengan bahasa, konten, serta nilai-nilai internal Eropa. Langkah strategis ini selaras dengan rencana yang dirilis UE awal bulan ini untuk memangkas ketergantungan teknologi dari wilayah Amerika dan Asia.

Dalam kesempatan yang sama, Virkkunen mengumumkan bahwa Brasil akan resmi menjadi mitra digital kelima Eropa, setelah sebelumnya UE menjalin kerja sama serupa dengan Jepang, Kanada, Singapura, dan Korea Selatan.

Baca juga :
Ancam Jalur Minyak Dunia, Uni Eropa Sanksi Pasukan IRGC Iran

Uni Eropa dan pemerintahan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dijadwalkan menandatangani kesepakatan resmi pada Jumat guna memperdalam kolaborasi di bidang tata kelola data, AI, infrastruktur digital, konektivitas, serta platform digital.

UE juga melihat potensi besar dari kemitraan ini mengingat Brasil juga tengah gencar berinvestasi di sektor teknologi. Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai 160 juta orang, Brasil menempati posisi 10 besar dalam pasar teknologi dunia, yang dinilai membuka peluang investasi dan kolaborasi yang sangat besar bagi kedua belah pihak.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Keamanan Siber Teknologi Amerika Uni Eropa Henna Virkkunen

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777