https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Setiap 12 Juni, Ini Sejarahnya

Vaza Diva | Jum'at, 12/06/2026 05:05 WIB



Setiap tanggal 12 Juni, masyarakat internasional memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak atau World Day Against Child Labour. Ilustrasi - ini sejarah peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak setiap 12 Juni (Foto: ugm.ac.id)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 12 Juni, masyarakat internasional memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak atau World Day Against Child Labour.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran global mengenai praktik pekerja anak yang masih terjadi di berbagai negara serta mendorong upaya perlindungan terhadap hak-hak anak.

Hari Dunia Menentang Pekerja Anak pertama kali diluncurkan oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) pada tahun 2002.

Baca juga :
Apa Itu Kanker Prostat? Kenali Gejala, Penyebab, dan Risikonya

Saat itu, ILO ingin mengajak pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat internasional untuk bersama-sama menghapus segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak.

Lahirnya peringatan ini tidak terlepas dari tingginya angka pekerja anak di berbagai belahan dunia. Banyak anak terpaksa bekerja karena kemiskinan, konflik, bencana, hingga keterbatasan akses pendidikan.

Baca juga :
Hari Kanker Prostat Sedunia Diperingati Setiap 11 Juni, Ini Sejarahnya

Menurut ILO, pekerja anak adalah pekerjaan yang merampas masa kanak-kanak, mengganggu pendidikan, serta membahayakan kesehatan fisik maupun mental anak. Kondisi tersebut membuat jutaan anak kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Untuk meningkatkan perhatian dunia terhadap persoalan tersebut, ILO kemudian menetapkan 12 Juni sebagai Hari Dunia Menentang Pekerja Anak. Sejak saat itu, peringatan ini diperingati setiap tahun dengan tema yang berbeda-beda sesuai tantangan yang dihadapi.

Baca juga :
Founders` Day AA Itu Hari Apa? Ini Sejarah hingga Maknanya

Meski berbagai kemajuan telah dicapai, pekerja anak masih menjadi persoalan global. Anak-anak yang bekerja sering ditemukan di sektor pertanian, pertambangan, manufaktur, konstruksi, hingga pekerjaan rumah tangga.

Sebagian dari mereka bahkan bekerja dalam kondisi berbahaya yang dapat mengancam keselamatan dan masa depan mereka. Selain kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan, anak-anak yang bekerja juga rentan mengalami kekerasan, eksploitasi, dan gangguan kesehatan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai penghapusan pekerja anak merupakan bagian penting dari upaya mencapai pembangunan berkelanjutan dan perlindungan hak asasi manusia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Dunia Menentang Pekerja Anak 12 Juni Peringatan Dunia

Terkini | Jum'at, 12/06/2026 06:34 WIB

Humanika

Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Setiap 12 Juni, Ini Sejarahnya

Humanika

12 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Olahraga

Jadwal Resmi Pertandingan Persib Bandung di ACC 2026/27

Olahraga

Presiden Persija: Staf Pelatih Musim Depan Ditentukan Shin Tae-yong

Olahraga

Fokus Juara, Persija Depak Tujuh Pemain Asingnya Musim Lalu

Ekonomi

Dony Oskaria Paparkan Langkah Sistematis Restrukturisasi BUMN

Humanika

Begini Urutan Memotong Kuku Sesuai Sunnah Rasulullah agar Berpahala

News

ASDP Salurkan Rp 1 Miliar Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Budaya Bali

News

MUI Minta Hukuman Pelaku LGBT Lebih Berat dari Perzinaan

News

Gandeng LAN, Kemnaker Perkuat MagangHub untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja

News

Kejagung Tetapkan Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

News

Iran Kembali Blokir Selat Hormuz, Kapal Diminta Menunggu

News

63.813 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Spirit Kemabruran

News

Meski Saling Serang, Perundingan AS-Iran Dikabarkan Terus Berjalan

News

Kementrans Siapkan Bali jadi Pusat Promosi Kawasan Transmigrasi Indonesia

News

Demo Cipayung Plus, Desak Pencopotan Menkeu hingga Tolak Kenaikan Harga BBM

News

Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal

News

Wamenperin: Industri Tekstil Kokoh Hadapi Gejolak Rupiah dan Pasar Modal

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777