Warga Palestina mencoba mengembalikan pohon zaitun ke tempatnya setelah buldoser Israel menariknya keluar, di sebuah ladang di kota Salfit, Tepi Barat, dekat pemukiman Israel di Ariel, pada 26 Oktober 2020. [JAAFAR ASHTIYEH / AFP
Jakarta, Jurnas.com - Buldoser militer Israel menghancurkan dua hektar lahan pertanian dan puluhan pohon zaitun di kota Hebron, Tepi Barat.
Dilansir Middleeast, Kamis (14/01), sedikitnya 80 pohon zaitun ditebang oleh tentara di kota Beit Ummar, barat laut Hebron, kata penduduk.
Petani Palestina mengeluhkan serangan berulang-ulang di lahan pertanian mereka oleh tentara dan pemukim Israel.
Menurut koalisi organisasi non-pemerintah Palestina, 2020 adalah tahun terberat bagi para petani.
Dalam laporan itu mengumumkan bahwa lebih dari 8.400 pohon zaitun tumbang atau dibakar.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Militer Israel Tepi Barat Pohon Zaitun

























