Juru Bicara Partai Golkar Nurul Arifin
Jakarta - Partai Golkar meminta agar PDI Perjuangan (PDIP) tidak memonopoli tim pemenangan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI. Sebab, Ahok-Djarot akan terancam gagal.
Juru Bicara Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, partai yang tergabung dalam koalisi pasangan Ahok-Djarot tidak boleh mengandalkan ego sektoral."Timses itu merupakan partai pendukung, jangan mengandalkan ego masing-masing. Alangkah baiknya melebur saja," kata Nurul, kepada Jurnas.com, Jakarta, Senin (26/9).Untuk itu, Nurul meminta agar PDIP tidak memonopoli tim pemenangan Ahok-Djarot. Sebab, tim sukses (Timses) pasangan Ahok-Djarot harus diisi oleh empat partai pendukung, yakni Golkar, PDIP, NasDem, dan Hanura.Baca juga :
Komisi II DPR Target Bahas RUU Pemilu di 2026
Jika PDIP memonopoli Timses, kata Nurul, maka pemenangan pasangan Ahok-Djarot terancam gagal di Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti."Kalau ada partai yang merasa disingkirkan, maka nanti akan sulit memenangkan. Karena semua partai itu memiliki kader dan basis partai sendiri," tandasnya.
Komisi II DPR Target Bahas RUU Pemilu di 2026
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilkada DKI Jakarta Pilgub DKI Jakarta PDIP Golkar Ahok-Djarot Nurul Arifin


























