Senin, 20/04/2026 09:19 WIB

PKB Fokus Berbenah Kuatkan Demokrasi





Kalau tidak ada partai, tidak ada politisi, maka tidak ada demokrasi.

Diskusi Reboan PKB

Jakarta, Jurnas.com - Partai Kebangkitan Bangsa menegaskan komitmen untuk memajukan demokrasi dengan penguatan peran dan fungsi partai dalam kehidupan bangsa dan negara.

"PKB harus menjadi parpol yang kuat, agar demokrasi di Indonesia berjalan baik," ujar Wakil Ketua DPP PKB Hanif Dhakiri dalam Diskusi Reboan PKB bertajuk Manifesto Partai Politik dan Relevansinya Bagi Perjuangan Kebijakan Publik di kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Bersama Hanif, diskusi menghadirkan tiga pembicara lainnya, masing-masing Daniel Zuchron dari Lanskap Indonesia, Dian Permata dari INSIS, dan Ahmad Hanafi dari Indonesia Parliament Centre.

Hanif mengingatkan, PKB adalah salah satu penyumbang bagi demokrasi di Indonesia yang berkualitas. Sebab demokrasi itu adalah rezim parpol.

"Kalau tidak ada partai, tidak ada politisi, maka tidak ada demokrasi. Inilah makanya PKB konsisten dan fokus bekerja sebagai penguatan dekokrasi," jelasnya.

Sebagai langkah nyata, jelas Hanif, PKB pun punya idiologi dan visi misi dalam berjuang. Dari hal inilah, kepentingan publik bisa dibawa dan diwujudkan melalui PKB.

Kata Hanif, kerap kali ada ganjalan ketika partai itu berjuang. Termasuk adanya opini publik yang negatif terhadap parpol.

"Kerap terjadi pertarungan antara idiologi parpol melawan public opinon. Maka PKB terus berbenah. Bahwa parpol ada kekuarangan memang iya. Tapi karena itulah kita harus terus berbenah," jelas Hanif Dhakiri.

KEYWORD :

PKB Demokrasi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :