KH Ma`ruf Amin di Samarinda
Samarinda, Jurnas.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma`ruf Amin mengatakan, Islam Wasathiyah (Islam moderat) mengajarkan agar umat agar tidak berpikir telalu tekstual dan tidak juga liberal, tapi berpikir moderat.
Karena itu, Kiai Ma`ruf yang juga Ketua MUI menilai Islam Wasathiyah bisa menyelesaikan persoalan kebangsaan.
"Islam Wasathiyah adalah Islam yang berpikir tidak tekstual, tidak liberal," ujar Kiai Ma`ruf saat menjadi Pembicara Kunci dalam Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (21/3) malam.
Menurit Kiai Ma`ruf, Islam Moderat tentu kemudian bisa menyelesaikan persoalan-persoalan kebangsaan. Sebab Islam Wasathiyah tidak mengajarkan menggunakan cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan persoalan.
"Jangan kita misalnya untuk menyampaikan keinginan pun melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang dengan cara kekerasan," ucapnya.
Saat aktif menjadi Ketua Umum MUI, Kiai Ma`ruf juga kerap menggaungkan Islam Wasathiyah yang tidak mengajarkan umat untuk menggunakan cara-cata tercela dalam mewujudkan keinginannya.
"Menggunakan cara-cara yang tidak terpuji, seperti hoaks dan fitnah itu tidak sesuai dengan prinsip Islam Wasathiyah," kata Mantan Rais Aam PBNU ini.
Ini Kedudukan Seorang Mualaf Menurut Al-Qur`an
Karena itu, dia pun mengajak kepada seluruh umat Islam untuk kembali kepada ajaran Islam yang rahmatal lil alamin.
"Jangan sampai kita bertindak hal-hal, termasuk hoaks dan fitnah. Itu berbahaya dan itu merusak, dan bisa menimbulkan konflik yang tidak perlu," tutup Kiai Ma`ruf.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KH Ma`ruf Amin Islam Moderat



























