Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AP)
Washington - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan pembunuh wartawan, Jamal Khashoggi sangat mengerikan. Meski begitu, ia akan tetap mendukung Arab Saudi sebagai sekutu terdekatnya di Timur Tengah.
Di bawah desakan untuk menghukum Arab Saudi atas kematian Khashogggi di dalam konsulat di Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, Trump membela dugaan keterlibatan Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MbS)."Ia (MbS) mengatakan kepada saya tidak terlibat dan terkait pembunuhan tersebut," terang Trump kepada Fox News Sunday, Minggu (18/11)."Banyak orang juga membantah putra mahkota tidak memiliki pengetahuan soal pembunuhan itu," tambahnya.Baca juga :
MU Uji Reaksi Fans soal Harga Tiket Stadion Baru
Pada Sabtu (17/11), Trump menyebut penilaian CIA sangat prematur. Dalam wawancara di tempat lain, pasangan Melania justru mengatakan, pembunuh pria 59 tahun itu tidak akan pernah terungkap."Yah, apakah ada yang benar-benar tahu?" Katanya.
MU Uji Reaksi Fans soal Harga Tiket Stadion Baru
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Jamal Khashoggi Arab Saudi Donald Trump


























