Seorang warga membawa foto jurnalis Jamal Khashoogi (Foto: thehill)
New York - Laporan New York Times menyebutkan, Pemerintahan Arab Saudi menggunakan "pasukan troll Twitter" untuk membungkam kritik dan membunuh wartawan Saudi, Jamal Khashoggi yang menjadi salah satu target mereka.
Laporan berjudul Pembentuk Citra Saudi: Pasukan Troll dan Orang Dalam Twitter, harian itu menuding pemerintah Saudi sedang melakukan operasi pada platform media sosial Twitter untuk membungkam nama-nama yang bertentangan di luar negeri dan di dalam Arab Saudi.Pengungkapan itu berdasarkan wawancara dengan tujuh orang yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut atau mereka yang selama ini menjadi aktivis dan pakar yang telah mempelajarinya; pejabat Amerika dan Saudi, serta riset tentang troll yang dimiliki The New York Times.Dikabarkan ada perintah langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman meminta "operator Saudi untuk memobilisasi dan mengusik mereka yang melontarkan kritik di Twitter", yang menjadi sangat populer sejak pemberontakan Arab Spring pada tahun 2010.Baca juga :
Konglomerat Saudi Bantah Rumor Beli Bristol City
Khashoggi, seorang wartawan dan kolumnis Saudi untuk The Washington Post, telah hilang sejak memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.Setelah beberapa hari menyangkal untuk mengetahui keberadaannya, Arab Saudi pada hari Sabtu menyebut bahwa Khashoggi terbunuh dalam perkelahian di dalam konsulat.
Konglomerat Saudi Bantah Rumor Beli Bristol City
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Turki Jurnalis New York Times Jamal Kashoggi






















