Daniel Kumendong bersama tim wisata Indonesia saat jumpa pers. (Foto : Jurnas/Ginting)
Jakarta- Sudah tidak sabar, dalam waktu dekat Indonesia akan ditetapkan sebagai kawasan Taman Wisata Dunia. Hal itu akan dideklarasikan di Lapangan Puputan Margarana Reno, Denpasar, Bali, pada 9 Oktober 2018 mendatang.
Menurut Daniel Kumendong, Founder dan CEO Yayasan Taman Wisata Dunia, World Tourism Park (WTP Foundation), saat ini banyak potensi wisata di Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain. "Indonesia saat ini menjadi satu-satunya Taman Wisata Dunia yang tidak kalian dapatkan di negara lain. Apa yang ada di dunia, pasti ada di Indonesia. Tetapi apa yang ada di Indonesia, belum tentu ada di negara lain," ungkap Daniel, dalam konferensi pers Deklarasi Taman Wisata Dunia, di Kawasan Tebet, Jakarta, Kamis (27/9). Ditambahkan Daniel, dipilihnya Bali sebagai tempat deklarasi bukan tanpa alasan. Pulau Dewata ini banyak diketahui oleh wisatawan dunia dan terbesar dalam kunjungan wisata mancanegara. "Orang tahu Bali dan masyarakat dunia lebih mengenal Bali daripada Indonesia. Kita juga sengaja memilih Lapangan Puputan sebagai tempat deklarasi, karena merupakan lapangan bersejarah, di mana di sana dahulu para pejuang Indonesia berjuang mati-matian untuk membebaskan Tanah Air dari tangan penjajah," lanjutnya.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Taman Wisata Dunia Daniel Kumendong

























