LASIK merupakan salah satu teknologi bedah refraktif di bidang mata (Foto: Doc. Pribadi)
Jakarta - Gangguan refraksi merupakan salah satu gangguan penglihatan yaitu gangguan pembiasan cahaya, yaitu pembiasan yang tidak dapat difokuskan pada retina meskipun media pembiasannya jernih.
Adapun pilihan terapi untuk kelainan refraksi, yaitu Kacamata, Kontak lensa dan Bedah refraktif, termasuk di dalamnya LASIK, TRANS-PRK, PRK, Clear lens extraction. LASIK adalah laser assisted keratomileusis yang menggabungkan metode pembuatan flap (lapisan tipis) pada kornea dan laser untuk mengubah kelengkungan kornea, sehingga kelainan refraksi dapat terkoreksi. TRANS-PRK adalah suatu inovasi metode mutakhir dalam bedah laser dimana tidak ada sentuhan ke kornea oleh alatapapun selain laser.
Baca juga :
Kentut Bisa Bikin Mata Merah, Apakah Benar?
Kentut Bisa Bikin Mata Merah, Apakah Benar?
Menurut penjelasan dr. Sophia Pujiastuti, SpM(K) LASIK merupakan teknologi bedah refraktif dikatakan dapat meningkatkan kualitas hidup karena setelah melakukan tindakan LASIK pasien tidak lagi tergantung pada alat bantu (kacamata dan lensa kontak), dimana hal itu memberikan semangat baru.
"Dengan LASIK, orang dapat melihat jelas tanpa alat bantu tanpa gangguan refraksi yang merupakan salah satug angguan penglihatan tersering yang dialami oleh penduduk dunia," ungkapnya dalam acara talkshow LASIK di Jakarta, Senin (30/4).Baca juga :
Enam Efek Samping Penggunaan Antasida Berlebihan
Enam Efek Samping Penggunaan Antasida Berlebihan
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
LASIK gangguan penglihatan mata




























