Ilustrasi - bendera Iran (Foto: Reuters/Leonhard Foeger)
Teheran, Jurnas.com - Iran dilaporkan terus mempercepat upaya pemulihan sejumlah fasilitas bawah tanah yang sebelumnya menjadi sasaran serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Berdasarkan analisis citra satelit yang dilaporkan CNN pada Minggu (31/5), proses pembersihan telah dilakukan di sebagian besar akses terowongan yang terdampak.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa dari total 69 pintu masuk terowongan yang tersebar di 18 pangkalan bawah tanah, sekitar 50 di antaranya telah dibersihkan dari puing-puing dan kerusakan akibat serangan.
Aktivitas pemulihan terlihat semakin intensif setelah gencatan senjata mulai diberlakukan.
Citra satelit memperlihatkan berbagai kegiatan pembersihan di sejumlah lokasi strategis yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat serangan rudal.
Dalam operasi militer yang berlangsung beberapa waktu lalu, AS dan Israel disebut berupaya menghambat akses menuju fasilitas bawah tanah Iran.
Serangan tersebut tidak hanya menargetkan infrastruktur di sekitar pangkalan, tetapi juga jalur-jalur masuk menuju terowongan bawah tanah.
Akibatnya, sejumlah pintu masuk terowongan dilaporkan runtuh dan tertutup material puing. Kondisi tersebut sempat membatasi akses ke beberapa fasilitas penting milik Iran.
Namun sejak penghentian sementara konflik diberlakukan, Teheran bergerak cepat melakukan pemulihan.
Iran mengerahkan alat berat seperti buldoser serta truk pengangkut untuk membersihkan area yang terdampak dan membuka kembali akses ke fasilitas bawah tanah tersebut.
Konflik antara Iran dengan AS dan Israel memanas setelah serangan bersama yang dilancarkan pada 28 Februari terhadap puluhan target di berbagai wilayah Iran.
Serangan itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur dan menimbulkan korban sipil.
Situasi kemudian mereda setelah Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April.
Meski demikian, upaya diplomasi yang berlangsung di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan yang signifikan.
Setelah perundingan mengalami kebuntuan, AS mengambil langkah lanjutan dengan memberlakukan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.
Di tengah situasi tersebut, Presiden AS Donald Trump memutuskan memperpanjang masa penghentian permusuhan guna memberi kesempatan bagi Iran untuk menyiapkan proposal perdamaian.
Sementara proses diplomasi masih berlangsung, aktivitas pemulihan yang dilakukan Iran menunjukkan upaya negara tersebut untuk segera memulihkan infrastruktur strategis yang terdampak konflik. (Sputnik/RIA Novosti-OANA)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pemerintah Iran Amerika Serikat Serangan AS dan Israel Konflik Timur Tengah























