Jum'at, 29/05/2026 21:38 WIB

MTN Seni Budaya Ajak Musisi Kuasai Strategi Pitching Festival Internasional





Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya kembali memperkuat kapasitas talenta musik Indonesia

Saat sesi pitching bersama Direktur Festival dari Serbia dan Montenegro. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui program prioritas nasional Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN Seni Budaya) kembali memperkuat kapasitas talenta musik Indonesia. Bekerja sama dengan ekosistem WartaJazz, MTN Seni Budaya menggelar MTN AsahBakat berupa masterclass yang bertajuk "EPK & Festival Pitching Masterclass" sebagai bagian dari rangkaian pra-acara Indonesian World Jazz Meeting (IWJM) 2026.

Program ini dirancang untuk menjawab tantangan besar yang dihadapi musisi Indonesia dalam menembus panggung internasional, yakni standarisasi dokumen promosi dan etika korespondensi dengan kurator festival dunia. Masterclass ini akan memberikan pelatihan intensif mengenai penyusunan Electronic Press Kit (EPK), pembuatan Tech Rider berstandar internasional, hingga teknik pitching yang efektif.

Koordinator Tim Ahli Musik, Aristofani Fahmi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam membangun jembatan bagi talenta lokal menuju akses pasar global. "Melalui program MTN AsahBakat, kami ingin memastikan bahwa seniman kita tidak hanya unggul dalam proses kreatif, tetapi juga memiliki daya saing profesional di level industri internasional," ujarnya.

Sesi masterclass yang akan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada hari Sabtu 30 Mei 2026 mulai pukul 12.00 wib - selesai (sesi pertama) dan awal Juni 2026 (sesi kedua) menghadirkan empat narasumber yang merupakan praktisi dan musisi lintas genre dengan rekam jejak global, di antaranya, Tesla Manaf: Musisi dan komposer lintas genre yang telah sukses membawa proyek eksperimentalnya ke sirkuit internasional. Satria Ramadhan: Founder SRM Bookings & Services, yang memiliki platform showcase AXEAN.

Dihadiri juga oleh Rani Jambak, Sound artist dan peneliti budaya yang ahli dalam mengemas narasi tradisi Nusantara untuk audiens kontemporer dunia. Termasuk dengan Agus Setiawan Basuni, Founder & Managing Director WartaJazz Ecosystem dan Indonesian World/Jazz Meeting selain menjadi kurator Internasional.

Acara ini akan dipandu oleh Aji Wartono, seorang kurator jazz dan festival/programming director berpengalaman, yang akan menjembatani diskusi antara aspek artistik musisi dan kebutuhan praktis industri.

Seringkali karya musisi kita sudah sangat baik, namun gagal di tahap kurasi hanya karena dokumen teknis yang tidak standar. Di Masterclass inilah kami akan membedah `isi kepala` para kurator festival dunia agar musisi kita bisa lebih efisien dalam melakukan pitching," jelas Agus Setiawan Basuni selaku perwakilan dari WartaJazz.

Acara yang tidak dipungut biaya ini ditujukan kepada para musisi, manager band, dan praktisi agen musik dari seluruh Indonesia. Informasi selanjutnya dapat dibaca via akun media sosial mtnsenibudaya, worldjazz.id serta situs worldjazz.id serta wartajazz.com.

KEYWORD :

Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya musik Indonesia Agus Setiawan Basuni




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :