Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang menunjuk dua perwira tinggi Polri sebagai pejabat gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Jawa Barat (Jabar) dinilai menimbulkan kecurigaan publik.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, kepentingan pemerintah untuk mengamankan daerah yang dianggap berpotensi konflik justru menimbulkan kecurigaan publik bahwa kontestasi Pilkada 2018 tidak berjalan dengan jujur dan adil."Satu sisi pemerintah mau mengantisipasi keamanan. Satu sisi publik mencemaskan adanya tindakan yang tidak netral dari aparat," kata Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (26/1).Untuk itu, kata Fahri, pemerintah harus datang dengan penjelasan yang koperhensif, bahwa penunjukkan dua jenderal Polri itu tidak ada pelanggaran UU.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilkada 2018 Polri TNI Mendagri
























