Ketum Hanura, Oesman Sapta Odang
Jakarta - Pengurus Partai Hanura memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum). Alasan pemecatan OSO dinilai karena mencoreng nama baik partai terkait permintaan mahar politik.
Menanggapi hal itu, OSO membantah adanya permintaan mahar politik kepada sejumlah calon legislatif (Caleg) dan sejumlah kandidat calon kepala daerah."Ada isu-isu yang mengatakan bahwa kalau nanti calon-calon dari legislatif DPR RI akan dikenakan sumbangan Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar, itu bohong," kata OSO, di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (15/1).Meski mengaku ada permintaan sumbangan untuk partai, OSO menyebut hal itu bukan bagian dari mahar politik. Menurutnya, sumbangan itu sebagai hal yang wajar dilakukan.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Oesman Sapta Odang Hanura Wiranto

























